Jumat, 18 Oktober 2013 - 07:46:32 WIB
Tol Pekanbaru-Dumai, Pekan Depan Ganti Rugi Lahan Dibayarkan
Diposting oleh : irvan

PEKANBARU- Tim Percepatan pembangunan jalan Tol Pekanbaru-Dumai Provinsi Riau terus melakukan upaya percepatan proses ganti rugi lahan yang akan dibangun jalan Tol, dari 122 Kilo Meter (KM) total keseluruhan ruas jalan yang akan dibangun, sepanjang 7 KM, pekan depan ganti rugi lahannya akan dibayarkan.

Hal itu ditegaskan ketua tim percepatan pembangunan jalan Tol Pekanbaru-Dumai Provinsi Riau Emrizal Pakis kepada wartawan, Kamis (17/10)  usai memimpin rapat dengan pihak-pihak terkait pelaksanaan pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai. "Perkembangn pembangunan jalan tol ini makin baik, dari ruas sepanjang 122 KM, hari ini, ruas sepanjang 7 KM yang berada di Kabupaten Siak, sudah selesai musyawarah terkait harga, kita harapkan dalam pekan depan sudah akan dibayarkan ganti rugi lahannya, lahan tersebut terletak diarea perusahaan," jelas Emrizal.

Begitu juga dengan ruas sepanjang 10 KM yang masih merupakan lahan perusahaan yang berada di Kabupaten Siak, sudah juga dilakukan secara administrasi pengukurannya, penghitungan nilai ganti rugi oleh tim apraisal tengah dilakukan saat ini, dalam satu bulan ini diharapkan semua prosesnya selesai dan akan juga dilakukan pembayaran ganti rugi.

Dikatakan, dalam pertemuan yang melibatkan berbagai piahk seperti Dinas Pekerjaan Umum, Badan Pertanahan Kabupaten Siak dan Bengkalis, dan pihak-pihak terkait lainnya tersebut, juga membahas mengenai harga tanaman dengan usia diatas 25 tahun, karena sebelumnya yang dihitung adalah tanaman dengan usia sampai 25 tahun.

"Ini yang akan dilakukan pertemuan lagi pada pekan depan, mudah-mudahan jika telah ada kesepakatan, maka yang 10 Kilo ini juga akan segera dilakukan pembayaran ganti ruginya. Untuk lahan perusahaan ini, kita juga meminta soal administrasinya bisa terselesaikan, begitu ganti rugi dibayarkan, karena begitu dibayar, kita tidak ingin ada lagi muncul persoalan dibelakang hari, lahan itu milik kita, dan segera akan dilakukan clearing," tegas Emrizal.

Emrizal menegaskan bahwa untuk proyek tol Dumai-Pekanbaru ini, Pemprov Riau memang fokus pada proses ganti rugi lahan yang dananya bersumber dari APBN. Untuk persoalan kapan dibangun dan siapa yang akan membangun, Aisten II Setdaprov Riau ini menegaskan bahwa yang dilakukan saat ini adalah bagaimana seluruh proses ganti rugi lahan bisa keseluruhanya terselesaikan secepat mungkin.

"Karena jika sudah selesai, kita akan serahkan kembali kepusat untuk tahap selanjutnya yakni pembangunan jalan tolnya, kita akan serahkan kepemerintah untuk membangunnya seperti apa, apakah dilakukan penunjukan langsung, tender terbuka atau lainnya, semuanya kita serahkan kepada pemerintah, karena jika persoalan ganti rugi lahan ini selesai, kita berkeyakinan akan banyak yang mau menngerjakan," ungkapnya. (MC Riau/mad)


0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)