Senin, 28 Dzulqo'dah 1438 H | 21 Agustus 2017

PEKANBARU-  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Istimewa Yogyakarta melakukan kunjungan kerja ke pemerintah Provinsi Riau. Kunjungan kerja atau sering disebut dengan  studi banding langsung dipimpin Ketua Komisi D DPRD  DI Yogyakarta Yose Rizal .

Tim Komisi D yang membidangi soal kesejahteraan rakyat ini diterima langsung Staf Ahli Bidang  Pemerintahan, Hukum dan Kemasyarakat Sekretariat Daerah Provinsi Riau Edi Kusdarwanto didampingi Pelaksana Tugas Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Riau Alizar, Rabu (22/2) di Ruang Melati Kantor Gubernur Riau Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru Riau .
 
Staf Ahli yang membidangi masalah hukum, kemasyarakatan dan pemerintahan menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang  tinggi kepada Tim Komisi  D DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang memilih dan menetapkan Provinsi Riau sebagai tempat studi komperatif.

Menurut Edi Kusdarwanto kedua provinsi sama-sama mempunyai keistimewaan. Keistimewaan Provinsi Riau  memberikan sekitar 40 persen dari minyak dan gas untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) . Tidak itu saja kata Staf Ahli, ada yang paling besar “ bahasa melayu” dari Provinsi Riau dijadikan sebagai bahasa Indonesia.
Sementara itu Ketua Komisi D  DPRD DI Yogyakarta  sekaligus sebagai Ketua Tim rombongan Yose Rizal  mengatakan; kunjungan kerja  mereka di Provinsi Riau  untuk mencari masukan dan informasi banyak hal sesuai dengan tugas dan wewenang dari Komisi D, itulah sebabnya ia membawa hampir semua mitra kerjanya ke daerah ini seperti Bidang  pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, perpustakaan, transmigrasi, social dan agama.

Pada sesi dialog antara Rombongan tim Komisi D DPRD DIY dengan pemerintah Provinsi Riau saling berbagi informasi dan pertanyaan sekitar tugas dan wewenang dari Komisi yang mereka emban, termasuk pertanyaan pertanyaan yang mereka sampaikan terkait dengan HIV/AIDS, masalah narkoba, Nafza, gangguan jiwa termasuk juga kasus pasung.
Disamping  masalah dimaksud diatas, yang menjadi perbincangan soal pendidikan yang beralih kewenangan dari kabupaten /kota menjadi tanggung jawab  Dinas Pendidikan Provinsi.  Dan juga yang mereka sampaikan terkait masalah BPJS.

Rombongan Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta terdiri, Ketua Komisi  Yose Rizal, Wakil Ketua Atmaji dan anggota yang diampingi mitra kerja Komisi D. Rombongan ini berjumlah 20 orang. Setelah melakukan pertemuan dengan pemerintah Provinsi Riau, mereka berkunjung ke Perpustakaan Soeman HS Jalan Jendera Sudirman Pekanbaru. (mc riau/mm)

Berita Terkait