Senin, 29 Syawal 1438 H | 24 Juli 2017

PEKANBARU - Siswa-siswi Sekolah Menengah atas (SMA) Plus Riau dan SMAN 1 Pekanbaru mendominasi juara pada kegitan lomba bahasa Inggris dan bahasa Indonesia yang pada Jumat (24/3) malam resmi ditutup.

Setelah melalui proses penilaian Debat Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, akhirnya dewan juri menetapkan pemenang yakni untuk kategori Debat Bahasa Inggris peraih juara I jatuh kepada SMA Negeri Plus Provinsi Riau, juara II kepada SMA 8 Pekanbaru dan Juara III SMA Darma yudha Pekanbaru.

Untuk Kategori pembicara terbaik I (The Best Speakers)  jatuh kepada Rifqi Adlan, Apriyadi dari SMA Negeri Plus Provinsi Riau, pembicara terbaik II jatuh kepada Matthew dari SMA Negeri 8 Pekanbaru, pembicara terbaik III kepada Rafi Rama Naidu dari SMA Negeri 8 Pekanbaru dan pembicara terbaik IV kepada Jocelyb SMA Darma Yudha Pekanbaru.

Sementara Untuk kategori Debat Bahasa Indonesia juara I jatuh kepada SMA Negeri 1 Kota Pekanbaru, juara II kepada SMA Negeri 1 Bangko Kabupaten Rohil dan Juara III SMA Negeri 2 Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu. Untuk pendebat terbaik I jatuh kepada Henny Sella Margaretta dari SMA Negeri 1 Pekanbaru, pendebat terbaik II Hanny Flora Aurelia dari SMA Negeri 1 Bangko Kabupaten Rohil, pendebat terbaik III M. Arlan dari SMA 2 Rembah hilir, Rohul dan pendebat terbaik IV jatuh kepada Bima Anugrah dari SMA Negeri 1 Pekanbaru.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Furaya Pekanbaru tersebut ditutup secara resmi oleh Kepala Bidang SMA Disdik Riau Yefri Nelwin. Ikut juga dihadiri oleh Kabid SMA Disdik Riau Yefri Nelwin, KASI SMA Masdar Ismail dan staff Disdik Prov Riau.

"Selamat kepada para pemenang, dan jadikan ini sebagai bagian untuk terus mengasah diri dan kemampuan untuk berlomba pada ajang-ajang berikutnya ditingkat yang lebih tinggi. Bagi yang belum berhasil meraih juara, jadikan ini sebagai pembelajaran untuk bisa lebih giat lagi dalam belajar, hingga mampu mengukir prestasi kedepannya," kata Nelwin.

Kepada guru pendamping, Nelwin berpesan untuk bisa terus mempersiapkan anak didiknya, karena kegiatan ini merupakan kegitan berkesinambungan, dalam artian pada tahun akan datang juga akan diadakan lagi.

“Khusus guru pendamping, kegiatan ini akan terus dilakukan setiap tahunnya, kematangan siswa untuk di tingkat Nasional harus lebih dipersiapkan lagi dengan maksimal, sehingga nantinya siswa/i kita dapat memperoleh apa yang diimpikannya,”pungkasnya. (MC Riau/Mad)

Berita Terkait