Minggu, 30 Ramadhan 1438 H | 25 Juni 2017

Edwar Sanger

PEKANBARU - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru terus meningkat. Hingga akhir Maret ini, setidaknya tercatat 166 kasus DBD.

Menanggapi kasus ini, Penjabat Walikota Pekanbaru, Edwar Sanger meminta Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru agar bekerja dan meningkatkan kewaspadaan, serta mendeteksi sejak dini penyebaran DBD.

"Aparatur kesehatan di Kota Pekanbaru agar meningkakan kewaspadaan, kesiapsiagaan serta deteksi dini dan melakukan pengawasan," kata Edwar di Pekanbaru.

Ia juga meminta agar Diskes melakukan kegiatan etiomologi. Selain itu, menjalin komunikasi serta memberikan informasi kepada masyarakat sangat penting dilakukan.

"Kemudian melakukan survei penyakit menular dengan cepat, tepat, benar dan berkualitas. Melaksanakan komunikasi dan memberi informasi kepada masyarakat," jelasnya.

Ia juga mengimbau, apabila masyarakat menemukan adanya kasus DBD di lingkungan, segera melaporkan kepada Diskes Pekanbaru.

"Laporkan ke bidang pengendalian dan pencegahan penyakit. Hal ini kita harapkan siaga cepat dari pada aparatur kesehatan yang berada dilapangan," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, hingga minggu ke 11 tahun 2017 saja, total kasus DBD di Pekanbaru mencapai 166 kasus. Sebelumnya kasus DBD hanya 149 kasus. Kasus terbanyak berada di Kecamatan Bukit Raya yaitu 37 kasus.(MC Riau/yan)

Berita Terkait