Senin, 1 Syawal 1438 H | 26 Juni 2017

PELALAWAN - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pelalawan, Riau, menoreh prestasi bidang Teknologi Informasi (IT) dengan masuk dalam 25 besar sebagai kabupaten/kota yang terpilih oleh Kemenkominfo RI dalam program menuju 100 smart city.

"Alhamdulillah benar kabupaten pelalawan terpilih mengikuti Program Gerakan Menuju 100 Smart City dari Kemenkominfo RI. Setelah melalui proses penilaian (assessment) yang dilaksanakan oleh Tim Assessor terhadap Perwakilan Kabupaten Pelalawan, akhirnya dinyatakan lulus dan berhak mengikuti program Gerakan Menuju 100 Smart City," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pelalawan Drs Fakhrizal MSi, Rabu (10/5) di Pangkalan Kerinci.

Ia katakan, dasar penetapan Kabupaten Pelalawan masuk didalam 25 besar sebagai Kabupaten /Kota yang terpilih dalam program menuju 100 smart city, berdasarkan Surat Dirjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo No.265/Kominfo/DJA/AI.01.05/05/2017 tanggal 5 Mei 2017 yang merupakan penyampaian hasil seleksi assesment terhadap 25 kabupaten/kota yang berhak mengikuti program smart city.

"Sedangkan di Provinsi Riau saat itu diikuti oleh Kota Pekanbaru, Kabupaten Siak, Rohil dan Pelalawan. Dan akhirnya terpilih dalam 25 kabupaten dan kota yakni Pelalawan dan Siak untuk Provinsi Riau," katanya menyebutkan.

Lanjutnya, assesment dilaksanakan di Pusat TIK Nasional Tangerang Selatan pada tanggal 02 dan 03 Mei 2017 lalu yang dihadiri utusan 65 kabupaten/kota se-Indonesia yang bertujuan untuk menyeleksi 25 daerah yang akan diikutkan dalam tahap pertama program ini.

Sedangkan tim dari Diskominfo Kabupaten Pelalawan, katanya langsung dipimpin oleh dirinya dan dibantu oleh Kabid Pengelolaan Infrastruktur dan Layanan E-government Syamsul Bakhri SE MSi serta Kasi Layanan E Government Baihaqi Rahmat ST.

Di depan tim penilai yang terdiri dari unsur kemenkominfo, akademisi, praktisi serta penggiat smart city, memaparkan dengan cukup menarik Kabupaten Pelalawan, demikaian kadis.
Sedangkan visi misi pimpinan yang selaras dengan program smart city, diselingi dengan penjelasan terhadap pertanyaan tim penilai, seputar aspek kebijakan, infrastruktur, organisasi, aplikasi dan perencanaan yang mendukung terwujudnya smart city di Kabupaten Pelalawan, lanjutnya.
Kemudian, katanya lagi, sebagai tindak lanjut dari terpilihnya 25 daerah dalam program ini adalah berupa penandatanganan MoU antara kabupaten/kota dengan Kemenkominfo RI. MoU dalam hal ini sebagai fasilitasi, konsultasi, pelatihan, studi banding dan program sister city yang akan memadukan kota yang telah matang dengan yang sedang menuju ke smart city.

"Dan MoU direncanakan akan dilaksanakan di Kota Makasar pada tanggal 22 Mei 2017 yang Insya allah Bupati Pelalawan HM Harris akan hadir dan menandatangani nota kesepahaman tersebut. Untuk itu, semoga ini menjadi awal yang baik bagi Kabupaten Pelalawan dalam menerapkan kota berbasis IT," pungkasnya. (MC Riau/Iin)

Berita Terkait