Jumat, 28 Ramadhan 1438 H | 23 Juni 2017

Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Setdaprov Riau Masperi saat menyampaikan sambutan

PEKANBARU -- Pelaksanaan wisuda yang dilaksanakan oleh sebuah universitas, hendaknya jangan hanya sebagai kegiatan seremonial belaka, lebih dari itu hendaknya bisa menjadi bagian dari upaya melakukan perbaikan dari sisi manejerial dan lainnya.

Hal itu disampaikan Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman diwakili oleh Asisten II bidang ekonomi pembangunan Setdaprov Riau H Masperi SSos MSi, dalam Sidang terbuka, Senat Universitas Muhammadiyah Riau, dalam rangka Wisuda Sarjana dan Diploma III Ke XII, untuk Periode Kedua tahun ajaran 2016-2017, Sabtu (13/5/2017) dikampus II UMRI.

"Untuk wisudawan, jangan hanya sekedar untuk mengabadikan momen ini melalui foto dari segala sisi, ingatlah wisuda ini merupakan awal dari memasuki dunia kehidupan sesungguhnya, yakni bersaing didunia kerja," kata Masperi.

Dia juga menyampaikan bahwa jika daerah ingin maju, maka harus melibatkan peran Perguruan Tinggi, karena di Perguruan Tinggi lah terdapat berbagai macam keilmuan dan para peneliti dan juga pakar, yang bisa memberi masukan atau gambaran bagi daerah dalam melaksanakan pembangunan.

Karena itulah menurutnya keberhasilan Perguruan Tinggi dalam melahirkan alumni berkualitas harus didukung dari berbagai aspek, dan yang utama adalah pada Dosen atau tenaga pengajarnya.

"Karena itulah Pemerintah Provinsi Riau dalam beberapa waktu terakhir telah mengubah pola pemberian beasiswa yang lebih diutama kepada para Dosen, karena dengan semakin tingginya tingkat pendidikan dosen, maka akan mampu meningkatkan akreditasi Perguruan Tinggi," pungkasnya.
 
Dia menambahkan, khusus untuk UMRI, sebagai Perguruan Tinggi yang memiliki networking diseluruh Indonesia, maka para alumni nya diharapkan tidak ada yang menjadi pengangguran.

Prinsip-prinsip Entrepreneur yang telah diciptakan UMRI kepada Mahasiswa selama dibangku kuliah, hendaknya bisa diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga jangan lagi pikiran untuk mendapatkan pekerjaan dari orang lain yang kuat tertanam, melainkan bagaimana bisa menciptakan lapangan kerja.

"Karena selama ini kita mendengan UMRI ini memiliki Program PMW, dimana mahasiswa diberi kesempatan membuka usaha, dan jika nantinya dinilai berhasil, maka akan diberi bantuan dalam bentuk dana untuk bisa mengembangkan usaha nya tersebut, ini yang kita lihat juga sebagai nilai lebih yang dimiliki alumni UMRI," pungkasnya.

Meski demikian, lanjutnya, jika hal itu tidak dibarengi dengan kemaun yang kuat, tekad yang blat, maka itu juga tidak akan bisa berjalan dengan baik. "Sekarang hal itu berada ditangan alumni semua, jika ingin sukses jalan sudah diberikan, maka ikuti dan dalamai lah jiwa Entrepreneur yang telah diberikan dibangku kuliah tersebut," himbaunya. (MC Riau/mad)

Berita Terkait