Senin, 29 Syawal 1438 H | 24 Juli 2017

Rektor UMRI Dr H Mubarak MSi saat menyampaikan sambutan

PEKANBARU -- Dunia pendidikan Indonesia saat ini dihadapkan pada tantangan yang sangat berat. Khususnya sebagai pengelola Pendidikan Tinggi. Untuk itu Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI)  harus dapat memastikan dan meyakinkan bahwalulusan yang dihasilkan memiliki kemampuan dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja dan peluang usaha yang ada.

Peningkatan kualitas kemampuan dan kompetensi lulusan secara terus menerus merupakan keniscayaan yang harus dilaksanakan oleh pengelola perguruan tinggi. Oleh karena itu, semenjak tahun 2014 hingga saat ini seluruh sivitas akademika UMRI bergerak sangat cepat dan telah berjuang keras untuk memenuhi tantangan dunia pendidikan terhadap peningkatan kualitas dan kompetensi
lulusan.

Perihal itu disampaikan Rektor UMRI Dr H Mubarak MSi dalam Sidang terbuka, Senat Universitas Muhammadiyah Riau, dalam rangka Wisuda Sarjana dan Diploma III Ke XII, untuk Periode Kedua tahun ajaran 2016-2017, Sabtu (13/5/2017) dikampus II UMRI.

"Upaya tersebut telah memberikan hasil. Salah satunya adalah dengan peningkatan status Akreditasi Program Studi saat ini 100 % telah meningkat menjadi berpredikat Akteditasi-B- (kecuali 2 program studi baru yang belum memiliki lulusan)," kata Rektor, dihadapan 213 wisudawan dan orang tua serta tamu undangan lainnya.

Sejalan dengan itu, lanjut Rektor, peringkat –B- juga telah diperoleh untuk Akreditasi tingkat Perguruan Tinggi. "Perlu kami sampaikan bahwa dari 1.131 Perguruan Tinggi yang terakreditasi ada di Indonesia, UMRI masuk ke dalam 345 (atau 31%) Perguruan Tinggi yang terakreditasi B," sambungnya.

Keberhasilan-keberhasilan UMRI di tingkat Nasional lainnya dari periode Oktober 2016- Mei 2016 ini, diantaranya adalah Mahasiswa UMRI meraih hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM mahasiswa) untuk bidang penelitian dari pembiayaan KemenristekDikti. Hibah tersebut diperoleh mahasiswa dari Prodi Kimia (1 orang), Prodi Biologi (3 orang) dengan total dana hibah Rp. 36, 500,000. Sementara itu disaat yang sama Mahasiswa Biologi berhasil melalui seleksi tahap III untuk Program Hibah Bina Desa (PHBD) juga dari pembiayaan KemenristekDikti 2017.

Untuk tenaga pendidik (dosen), sambung Mubarak, prestasi yang dicapai diantaranya adalah, 24 orang dosen UMRI meraih hibah penelitian KemenristekDikti yang terdiri dari 3 Penelitian Terapan, 1 Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi, dan 18 Penelitian Dosen Pemula, dengan total nilai kontrak hibah penelitian sebesar Rp. 756,668,000. Sedangkan 2 Hibah Pengabdian Kepada Masyarakat diperoleh Dosen dengan total nilai kontrak sebesar Rp. 87,400,000.

Keberhasilan lainnya ditunjukkan juga oleh beberapa dosen berprestasi di tingkat Nasional seperti Ibu Yusnita, MT. (Prodi Teknik Otomotif), dan Bpk Budi Istana, S.ST., MT. (dari Prodi Teknik Mesin) yang keduanya telah meraih The Best Presenters. Sedangkan Ibu Zayyinul Hayati Zen, MT. (dari Prodi Teknik Industri) meraih The Best Posters. Ketiga tenaga pendidik yang berasal dari Fakultas Teknik tersebut memperoleh penghargaan dari pelaksanaan seminar hasil penelitian nasional yang dibiayai oleh Kemenristek Dikti.

"Seminar tersebut dilaksanakan pada tanggal 17-18 Maret 2017 di Padang Sumatera Barat. Untuk periode-periode sebelumnya juga telah banyak keberhasilan yang dicapai Mahasiswa dan Tenaga Pendidik di lingkungan UMRI," jelasnya.

Segala upaya yang telah dilakukan dan capaian UMRI saat ini menurut Mubarak dilaksanakan telah berpedoman pada Rencana Strategis UMRI 2014-2018 dan merupakan perwujudan komitmen kepemimpinan UMRI periode saat ini untuk menggapai Visi UMRI, yaitu Menjadikan Universitas Muhammadiyah Riau sebagai lembaga pendidikan tinggi yang bermarwah dan bermartabat dalam menghasilkan sumber daya manusia yang menguasai IPTEKS dengan landasan IMTAQ tahun 2030.

"Untuk itu kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas segala upaya yang telah dilakukan oleh mahasiswa tenaga pendidik dan tenaga kependidikan dalam meningkatkan kualitas UMRI. Semoga ini dapat dipertahankan, terus dikembangkan dan semakin ditingkatkan ditahun-tahun yang datang dan juga pada periode kepemimpinan berikutnya," ungkap Rektor. (MC Riau/mad)

Berita Terkait