Minggu, 28 Syawal 1438 H | 23 Juli 2017

BENGKALIS-Terdakwa kasus perambah Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, Hariono Saragih (45) meninggal dunia di RSUD Bengkalis, Selasa pagi (16/5/2017) sekitar tadi pukul 07.05 WIB. 

Warga Bukit Kerikil, Kecamatan Bukit Batu ini sempat dibawa pihak Lapas Klas II Bengkalis untuk dirawat di RSUD Bengkalis setelah mengalami sesak nafas, Senin malam (15/5/2017).

"Malam tadi, sekitar pukul 21.00 WIB, yang bersangkutan dibawa ke RSUD karena mengalami sesak nafas. Pagi tadi sekitar pukul 07.05 WIB, yang bersangkutan meninggal dunia," ujar Kasi Pidum Kejaksaan Bengkalis, Robi Harianto.

Dijelaskan Kasi Pidum, selain sesak nafas, terdakwa Hariono juga mengidap penyakit diabetes. "Dia tahanan Pengadilan Negeri Bengkalis. Rencananya minggu depan sidang tuntutan. Sakitnya sakit gula dan sesak nafas," imbuhnya.

Kasi Pidum menambahkan, pihak keluarga menerima kabar duka itu. Sebab yang bersangkutan memang memiliki sakit diabetes dan sesak nafas.  Jenazah Hariono sudah dibawa pulang pihak keluarga.(MC Riau/man)

Berita Terkait