Senin, 28 Dzulqo'dah 1438 H | 21 Agustus 2017

PELALAWAN - Guna menghadapi persiapan penataan wajah kota Pangkalan Kerinci, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pelalawan memanggil Dinas PU Kabupaten Pelalawan, Bappeda Kabupaten Pelalawan, Camat Pangkalan Kerinci serta Lurah Pangkalan Kerinci Kota dan Lurah Kerinci Timur.

Pemanggilan kepala Organisasi perangkat Daerah (OPD), Camat dan Lurah ini dengan agenda rapat kerja yang digelar di ruang rapat Kantor DPRD Pelalawan, membahas soal persiapan pembangunan tukar guling jalan lingkar dan permasalahan dreinase kota Pangkalan Kerinci

Hal ini dilakukan mengingat saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan sedang mempersiapkan perbaikan penataan wajah kota pangkalan Kerinci yang menjadi barometer ibukota kabupaten pelalawan kedepan agar lebih indah dan tertata serta terbebas dari banjir.

"Ya, Selasa (16/5) siang, kita telah menggelar rapat kerja dengan sejumlah OPD tekait dan camat Kerinci serta sejumlah lurah. Dimana rapat ini membahas permasalahan yang berkaitan dengan pembangunan jalan lingkar. Dan alhamdulillah secara administrasi tukar gulingnya tidak ada masalah dan berkaitan soal ganti rugi lahan akan dibicarakan lebih lanjut," ujar Ketua komisi III DPRD Pelalawan Imustiar SIp, Selasa (11/5) di Pangkalankerinci.

Lanjutnya, selain mambahas masalah jalan lingkar, dalam rapat kerja tersebut juga dibahas masalah dreinase kota yang sekarang belum tuntas dan mengalami penyumbatan disana sini. 
Sehingga saat ini masih sulit untuk mencari saluran pembuangannya, namun begitu akan diupayakan penyelesaiannya secepat mungkin guna menghindari tejadinya banjir yang akan meendam pemukiman warga kota Pangkalan Kerinci.

"Seperti yang dirasakan oleh masyarakat BTN Lama saat ini, mereka disana selalu mengalami kebanjiran. Jadi masalah ini sudah dibahas dan akan dikerjakan dalam waktu dekat ini bersama PU dan gotong royong warga. Dan bila tidak ada aral melintang, Sabtu (20/5) mendatang, sudah dilaksanakan gotong royongnya yang dipimpin langsung oleh pak camat dan lurah bersama warga," sebutnya.

Sambungnya, untuk itu juga, pihaknya juga membahas penanganan pengelolaan ketersediaan air bersih di Pangkalan Kerinci, mengingat masalah air bersih di kerinci saat ini perlu dilakukan peremajaan instalasinya.

"Dalam peremajaan instalasi tersebut dibutuhkan biaya yang cukup besar, namun karena ini sudah menjadi skala prioritas dalam RPJMD Bupati, maka kegiatan pembangunan saluran air bersih kota Pangkalan Kerinci juga akan di usahakan secepatnya direalisasikan. Untuk itu, saya berharap apa yang dihasilkan dalam rapat bersama sejumlah OPD terkait, bisa terlaksana sesuai harapan dan tidak mengalami hambatan dilapangan nantinya," pungkasnya. (MC Riau/Iin)

Berita Terkait