Jumat, 26 Syawal 1438 H | 21 Juli 2017

PELALAWAN - Membaca Al Qur`an atau mengaji sejak dulu telah menjadi budaya masyarakat Indonesia khususnya di Kabupaten Pelalawan. Namun seiring berkembangnya zaman kegiatan mengaji ini sudah mulai ditinggalkan. Masjid-Masjid tampak terlihat kosong, tak ada lagi aktifitas pengajian. Umat kebanyakan lebih asyik di depan televisi daripada mengaji. 
Berkenan hal tersebut, Bupati Pelalawan HM Harris pada hari Selasa (23/5) mendatang meluncurkan atau meresmikan (lounching) Program Magrib Mengaji secara serentak seluruh kecamatan se-Kabupaten Pelalawan di Masjid Besar Al-Muttaqin Kecamatan Pangkalan Kerinci.

Informasi ini dibeberkan Bupati Pelalawan HM Harris melalui Asisten Administrasi Bidang Pemerintahan Setdakab Pelalawan Drs Zulhelmi MSi didampingi Kabag Kesra Setdakab Pelalawan Akmamul Hadi SSos, Selasa (16/5) di Pangkalankerinci. 

Katanya, gerakan Magrib Mengaji adalah program yang menghimbau kepada warga masyarakat Kabupaten Pelalawan agar setiap anak-anak usia sekolah belajar membaca dan memahami Al Qur’an pada waktu setelah salat magrib sampai menjelang salat isya.

"Ya, gerakan Program Magrib Mengaji merupakan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan untuk membudayakan membaca Al Qur`an setelah salat Magrib di kalangan masyarakat. Lounching magrib mengaji ini akan diresmikan langsung oleh Bupati Pelalawan HM Harris," ujarnya.

Lanjutnya, program magrib mengaji sudah menjadi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 tahun 2016. Adapun tujuan dibuat program Magrib Mengaji ini adalah menghidupkan kembali tradisi membaca Al Qur`an setiap selesai salat Magrib di seluruh pelosok dan masjid yang ada di Kabupaten Pelalawan.

"Untuk mensukseskan gerakan Magrib Mengaji, maka saya meminta kepada seluruh Camat, Lurah, RW dan RT untuk berkoordinasi dengan para Penyuluh Agama Islam untuk melaksanakan gerakan magrib mengaji didaerah masing-masing," sebutnya.

Sambungnya, sebelum lounching program Magrib Mengaji ini digelar, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kemasyarakat. Kalau program ini sudah diluncurkan oleh Bupati Pelalawan, agar program ini berjalan dengan baik, pihaknya akan membentuk tim motivator di setiap kecamatan, kelurahan dan desa yang bertujuan melakukan pengawasan dan sosialisasi setiap saat.

"Kita sudah melakukan sosialisasi pada bulan lalu kepada masyarakat. Untuk itu, maka saya berharap dengan adanya program ini, dengan mulai pudarnya Magrib Mengaji disetiap desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Pelalawan, mulai hidup kembali dan dapat dijadikan sebagai cara untuk memberantas masyarakat muslim yang buta membaca Al-Quran," pungkasnya. (MC Riau/Iin)

Berita Terkait