Senin, 28 Dzulqo'dah 1438 H | 21 Agustus 2017

PELALAWAN - Guna menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang terampil dan kreatif, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pelalawan menggelar pelatihan dan pembekalan ilmu pengetahuan tentang kelistrikan dan menjahit kepada masyarakat Pelalawan khususnya bagi putra-putri yang belum bekerja.

Dimana pelatihan ini dikuti oleh sebanyak 67 pemuda dan pemudi yang tersebar di 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Pelalawan.
  
"Ya, kita saat ini kita menggelar pembekalan ilmu pengetahuan buat putra-putri dengan melakukan pelatihan tentang kelistrikan yang dikuti sebanyak 27 peserta dan pelatihan kusus menjahit yang diikuti sebanyak 40 peserta. Tujuan dilakukan pelatihan ini, untuk menciptakan sumber daya (SDM) dipedesaan khususnya untuk pemasangan instalansi ringan listrik dan pembekalan menjahit,"ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten pelalawan Drs H Nasri Fe, Jumat (19/5) di Pangkalan kerinci.

Lanjutnya, untuk pelatihan kelistrikan para peserta dibekali selama satu bulan, dimana dimulai pada 18 April lalu sampai 19 Mei ini. Sedangkan untuk khusus menjahit diikuti selama 15 hari, dimulai pada 7 Mei sampai 22 Mei mendatang.

Jumlah perwakilan setiap kecamatan yang ikut pelatihan tersebut berbeda-beda, dimana setiap kecamatan yang ikut pelatihan ada tiga orang dan kecamatan yang mengutuskan perwakilan tiga orang yakni Kecamatan Langgam, Kecamatan Langgam dan Kecamatan Teluk Meranti.
  
"Pelatihan kelistrikan dan menjahit ini, kita mendatangkan tutor langsung dari Balai latihan Kerja (BLK) Provinsi Riau. Dengan adanya kegiatan ini, maka akan membantu mengurangi tingkat pengangguran di negeri amanah ini. Kita berharap dengan adanya pelatihan yang kita gelar ini, para peserta bisa mengikuti dengan baik dan bisa mencernanya dengan baik, sebagai bekal buat mereka (putra-putri) bisa berguna buat mereka nantinya," sebutnya.

Sambungnya, buat peserta pelatihan tentang kelistrikan selesai mengikuti nanti, mereka akan mendapat sertifikat dan bagi peserta menjahit setelah akan diberi bantuan alat mesin menjahit. Sertifikat kelistrikan yang kita berikan kepada mereka ada manfasatnya seperti mempermudah mereka mengaplikasikan ilmu untuk membantu masyarakat sekitar kecamatan masing-masing.
  
"Setelah selesai pelatihan ini, kita tidak akan lepas begitu saja nantinya. Dimana setiap bulannya kita akan melakukan pengawasan terhadap mereka (peserta), kalau mereka memang betul membekali ilmu yang sudah berikan, ada kemungkina kita akan bekerja dengan instansi terakit supaya mempekerjakannya," pungkasnya.(MC Riau/Iin)

Berita Terkait