Senin, 1 Syawal 1438 H | 26 Juni 2017

PELALAWAN - Bupati Pelalawan HM Harris meminta agar pengelolaan Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes yang sudah terbentuk, bisa mendatangkan ekonomi baru di desa setempat.

Pasalnya, hingga pertengahan tahun 2017 ini, hanya terdapat 65 BUMDes yang ada di Kabupaten Pelalawan. Sedangkan 49 Desa lainnya dikabupaten Pelalawan masih belum memiliki Bumdes. Dan pendirian Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) tersebut, bergerak dibidang simpan pinjam.
   
"Ya dari 114 desa yang ada di Kabupaten Pelalawan, sudah ada 65 BUMDes disetiap desa dan tahun ini kita menargetkan seluruh desa di Kabupaten sudah ada BUMDes. Dimana kegiatan simpan pinjaman yang dilakukan BUMDes saat ini, masih dalam tahap pengembangan dan masih menggunakan mekanisme yang sederhana serta sangat memerlukan pembinaan," ujar Bupati Pelalawan HM Harris, Jumat (19/5) di Pangkalankerinci.
   
Lanjutnya, maksud dari pendirian BUMDes ini, sebagai upaya menampung seluruh kegiatan dibidang ekonomi maupun pelayanan umum yang dikelola oleh desa atau kerjasama antar desa.

Untuk itu, dengan adanya BUMDes di 114 Desa se-kabupaten Pelalawan nantinya, maka dirinya berharap dapat meningkatkan perekonomian desa, mengoptimalkan aset desa agar bermanfaat untuk kesejahteraan desa serta meningkatkan usaha masyarakat dalam pengelolaaan potensi ekonomi desa.
   
"Jadi, saya meminta kepada seluruh aparatur desa dan pengelola BUMDes agar kebih berhati-hati, karena didalamnya terdapat anggaran desa dan alokasi dana desa serta pemasukan keuangan dari berbagai kegiatan yang ada di desa. Dan saat ada potensi yang akan merugikan masyarakat, maka jelas pengurus dan pengelola BUMDes akan
berhadapan dengan hukum," sebutnya.
   
Sambungnya, dengan berdirinya BUMDes ini sangat bagus, dimana sebagai strategi yang dapat mengurangi ketergantungan masyarakat desa pada rentenir bahkan perbankan. Pendirian BUMDes ini tidak rumit, dimana tidak perlu lagi adanya perizinan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Hal ini menimbulkan keinginan setiap desa di Kabupaten Pelalawan untuk secepatnya mendirikan BUMdes.
  
"Untuk itu, dengan adanya BUMDes ini, maka dapat membantu meringankan beban masyarakat desa. Dimana yang dulu pinjam dengan bunga yang besar, maka sekarang bisa dengan bunga ringan. Jadi, saya berharap masyarakat dapat memanfaatkan pinjaman modal dengan bunga ringan, dimana BUMDes bisa Menopang lumbung ekonomi desa," pungkasnya. (MC Riau/Iin)

Berita Terkait