Jumat, 26 Syawal 1438 H | 21 Juli 2017

PELALAWAN - Serapan anggaran kegiatan pada tri wulan pertama Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pelalawan masih tergolong rendah. 

Dimana sampai bulan April serapan APBD Kabupaten pelalawan tahun 2017 dari belanja langsung (BL) dan belanja tidak langsung (BTL) hanya baru 14,70 persen. Rendahnya serapan tersebut, dikarenakan masih belum dimulai kegiatan oleh beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di Kabupaten Pelalawan.
  
"Ya, serapan anggaran kita masih rendah saat ini, dimana sampai 30 April total serapan anggaran atau realisasi keuangan hanya baru sampai 14,70 persen. Besaran anggaran belanja daerah untuk tahun 2017 dialokasikan sebesar Rp 1.791 Triliun yang terdiri dari Belanja Langsung sebesar kurang lebih Rp 800 Milyar dan Belanja Tidak Langsung (BTL) sebesar kurang lebih Rp 700 Milyar," ujar Bupati Pelalawan HM Harris didampingi Asisten Administrasi Bidang Pembangunan Setdakab Pelalawan Drs H Atmonadi MM, Jumat (19/5) di Pangkalankerinci.
  
Lanjutnya, realisasi keuangan belanja langsung serapan anggaran hanya baru 7,86 persen dari kurang lebih Rp 800 Milyar dan belanja tidak langsung hanya baru 17,78 persen dari kurang lebih Rp 700 Milyar. Terlambatnya serapan anggaran, dikarenakan banyak lelang proyek yang ada disetiap OPD belum berjalan.
  
"Jadi, apa yang sudah diprogramkam didalam APBD harus dan wajib kita kerjakan sesuai dengan jadwal waktu yang telah ditetapkan. Dan bila tidak ada aral melintang, proyek setiap organisasi perangkat daerah tersebut akan berjalan awal bulan Juni mendatang," sebutnya.
  
Sambungnya, serapan anggaran ditriwulan pertama ini awalnya Pemerintah Kabupaten Pelalawan menargetkan sebesar 40 persen, karena adanya kendala belum bisa digunakan anggaran, maka pihaknya melakukan evaluasi kembali dan hanya menargetkan sebesar 20 persen.
  
"Untuk serapan fisik yang sudah dikerjakan oleh instansi terakit hanya baru 15,40 persen. Saya optimis, kalau target yang kita ingin bisa tercapai dan saya meminta kepada seluruh bisa menyelesaikan tugas dan amanah yang diberikan, agar target serapan sesuai yang direncanakan dapat tercapai maksimal," pungkasnya. (MC Riau/Iin)

Berita Terkait