Kamis, 27 Ramadhan 1438 H | 22 Juni 2017

DUMAI - BPJS Kesehatan Cabang Dumai turut mengadakan gebyar klub pengelolaan penyakit kronis (Prolanis) digelar serentak guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan pada peserta jaminan kesehatan nasional-kartu indonesia sehat (JKN-KIS).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Dumai Adi Siswadi mengatakan, gebyar prolanis untuk mengajak peserta agar membudayakan pola hidup sehat melalui peningkatan aktivitas fisik.

"Prolanis adalah sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif kepada peserta jkn-kis penderita penyakit kronis seperti diabetes mellitus dan hipertensi supaya dapat mencapai kualitas hidup optimal dengan biaya efektif dan efisien," kata Adi akhir pekan lalu.

Selain itu, untuk mempromosikan mudahnya penerapan pola hidup sehat karena cukup dengan melakukan senam setiap pagi untuk meningkatkan kebugaran dan sistem ketahanan tubuh agar tidak mudah sakit.

Semakin meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berperilaku sehat maka diharapkan jumlah peserta JKN-KIS sakit bisa menurun dan pembiayaan pelayanan kesehatan dapat dialokasikan ke program promotif preventif untuk menjaga masyarakat yang sehat tetap sehat.

Menurutnya, serangkaian kegiatan dilakukan dalam gebyar Prolanis ini, seperti senam, edukasi kesehatan pada masyarakat, pemeriksaan penunjang gratis bagi peserta, lomba cerdas cermat antar klub prolanis, Best Practice Sharing, serta beragam kegiatan menarik lainnya. 

Program mobile screening sebagai salah satu fitur dalam aplikasi BPJS Kesehatan Mobile yang berguna untuk mendeteksi risiko penyakit kronis sejak dini juga dipromosikan dalam kegiatan ini.

Sebelumnya, BPJS Kesehatan Cabang Dumai Riau juga resmi meluncurkan pelayanan daftar telepon telepon melalui "care center" 1500-400 untuk memudahkan masyarakat mendaftar dengan target menjangkau cakupan kepesertaan masyarakat di kawasan pinggiran.

"Kemudahan mendaftar lewat telepon ini agar masyarakat tidak perlu antri atau datang ke kantor BPJS," kata Adi dalam keterangan pers, Senin (15/5).

Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat di wilayah Kota Dumai sudah mencakupi sekitar 73 persen atau 202 ribu jiwa dari jumlah penduduk 274 ribu jiwa. (MC Riau/ar)

Berita Terkait