Senin, 29 Syawal 1438 H | 24 Juli 2017

PEKANBARU - Harga Tandan Buah Segar penetapan ke-21 periode 24-30 Mei 2017 mengalami kenaikan pada setiap kelompok umur kelapa sawit. Kenaikan terbesar terjadi pada kelompok umur 10 tahun sampai 20 tahun sebesar Rp77,52 per kilogram atau mencapai 4,27 persen dari harga minggu Ialu.

"Sehingga harga TBS periode ini menjadi Rp1.894,25 per kilogramnya. Kenaikan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal," kata Kepala Seksi Pengolahan dan Pemasaran Perkebunan Mutu Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Riau, Ir Rina Rosalina di Pekanbaru, Selasa (23/5/2017) siang.

Diuraikan Rina, faktor internal yang memengaruhi kenaikan harga TBS disebabkan oleh naiknya harga jual CPO dan kernel dari seluruh perusahaan sumber data.

Yang mana, untuk harga CPO, PTPN V mengalami kenaikan harga Rp176,28 per kilogram, Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga Rp172,89 per kilogram. Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp173,99 per kilogram.

"Dan PT CRS mengalami harga sebesar Rp309,00 per kilogram dari harga minggu lalu," urainya.

Sedangkan untuk harga kernel, lanjut Rina, Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga Rp283,83 per kilogram, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan sebesar Rp268,18 per kilogram, Asian Agri Group mengalami kenaikan sebesar Rp238,22 per kilogram dan PT CRS mengalami kenaikan Rp248,00 per kilogram dari harga minggu Ialu.

Sementara itu, kata Rina, faktor eksternal kenaikan harga penetapan TBS minggu ini dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan CPO mendekati bulan Ramadhan. Imbas penguatan harga CPO ini pun membawa angin segar bagi petani kelapa sawit di Riau.

"Harga CPO juga tengah mengalami tren menguat dipengaruhi adanya indikasi peningkatan ekspor Malaysia yang menunjukkan pertumbuhan permintaan," tandasnya.(MC Riau/rat)

Berita Terkait