Jumat, 28 Ramadhan 1438 H | 23 Juni 2017

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berencana menyediakan sebuah pulau kosong untuk mengatasi over kapasitas yang terjadi di Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru.

Wacana tersebut tercetus dalam rapat koordinasi (Rakor) dan Fasilitasi Gubernur Riau dengan Instansi Vertikal, Forkopimda bersama Bupati dan Walikota se-Provinsi Riau Tahun 2017 yang dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Ideologi dan Konstitusi Kemenko Polhukam, Carlo Brix Tewu.

Ide itu tercetus mengadopsi sistem pembangunan rutan narapidana yang ada di Pulau Nusakambangan.

"Ada program Menkopolhukam untuk mengatasi persoalan over kapasitas di penjara. Khususnya di seluruh indonesia yang harus kita atasi over kapasitasnya. Beberapa alternatif yang kami kembangkan, mungkin kedepannya menyiapkan satu lokasi yang bisa mengatasi itu," kata Carlo Brix Tewu kepada di Gedung Daerah Provinsi Riau, Rabu (24/5/2017).

Ia pun mengapresiasi usulan Pemprov Riau yang akan menyediakan satu pulau kosong untuk merelokasi over kapasitas narapidana di Rutan Sialang Bungkuk.

"Pak Wakil Gubernur menyampaikan dan wakil DPRD menawarkan pulau kosong yang mungkin bisa dimana untuk atasi persoalan over kapasitas. Ini akan saya laporkan ke pak Menkopolhukam, semoga ini bisa cepat menyelesaikan persoalan yang ada," tandasnya. (MC Riau/rat)

Berita Terkait