Minggu, 30 Ramadhan 1438 H | 25 Juni 2017

Pekanbaru - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Riau mengadakan rapat terkait Lokakarya Aplikasi NASA (Need Spending Assesment of AIDS) terhadap Stake holder di Provinsi Riau mengenai pengisian Data Pembiayaan HIV dan AIDS serta dalam upaya membangun kemitraan bersama lintas sektoral di dalam upaya penanggulangan AIDS di Provinsi Riau, di Ruang Rapat Utama Bappeda Provinsi Riau, Rabu (24/5).

Adapun tujuan rapat ini adalah untuk mensosialisasikan NASA serta mengumpulkan data NASA untuk pengeluaran dana oleh pemerintah yang berhubungan dengan HIV/AIDS dan aliran dana internasional pada sebuah negara selama tahun 2015-2016 yang akan dilaporkan pada tahun 2017.

Kepala Bappeda Riau yang diwakili oleh Kepala Bidang III Bappeda Riau, Hardison, dalam sambutannya menyambut baik rapat ini.

"Selaku tuan rumah Bappeda Riau siap untuk memfasilitasi acara ini, terutama dalam hal mengumpulkan data terkait HIV/AIDS," ujar Hardison.

Sementara itu Anggota Asistensi KPA Provinsi Riau, dr Ruhul Alfa, mengatakan bahwa peningkatan jumlah kasus baru HIV/AIDS di Provinsi Riau secara signifikan dari tahun ke tahun memerlukan perhatian khusus untuk penanggulangan dan pencegahannya.

"KPA Provinsi Riau sebagai penanggungjawab upaya pencegahan dan HIV/AIDS di Provinsi Riau memiliki tugas pokok diantara memastikan adanya Koordinasi pelaksanaan program penanggulangan AIDS di OPD terkait," ungkap dr Ruhul Alfa.

Sementara itu, narasumber dari Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) Fathin, menjelaskan bahwa NASA merupakan suatu asesmen rutin 2 tahun yang dilakukan oleh KPAN untuk memantau jumlah dana yang dibelanjakan untuk program HIV/AIDS.

Fathin menambahkan bahwa di dalam mengukur tingkat keseriusan di daerah di dalan program dan penganggaran HIV/AIDS, maka perlu dilakukan asesment terhadap pelaksanaan program penanggulangan AIDS di daerah.

"Untuk itu, maka Lokakarya NASA menjadi salah satu langkah dalam upaya pengembangan kapasitas penyelenggaraan dalam identifikasi dan pengumpulan data NASA," tutup Fathur. (MC Riau/Zak)

Berita Terkait