Jumat, 28 Ramadhan 1438 H | 23 Juni 2017

PEKANBARU - Pasokan energi menjadi bagian yang penting bagi makhluk hidup. Hanya saja, saat ini krisisi energi menjadi tantangan berat di era globalisasi. Hampir seluruh aktivitas manusia bersentuhan langsung dengan energi. 

Salah satu solusi yang sedang mengemuka dikalangan akademisi dan stakeholder terkait adalah diversifikasi energi. Langkah ini diyakini dapat menjadi solusi untuk menekan laju krisis energi.

Diversifikasi energi dapat dilakukan secara bertahap dan signifikan. Banyak sumber energi baru di Indonesia yang belum diperhatikan untuk dikembangkan. Hal-hal yang dianggap limbah pun kalau diolah bisa menjadi sumber energi yang dapat menghasilkan listrik. 

Pengamat Lingkungan Prof Adnan Kasri menilai, memerlukan perhatian bersama. Selain itu di kalangan akademisi dan pemerhati lingkungan hal tersebut kerap menjadi bahan perbincangan. 

"Memang dibeberapa daerah telah menemukan energi terbarukan. Hal ini menjadi pembuktian persoalan energi ini memang perlu dicarikan solusi,"ujarnya, Selasa (30/5/2017). 

Beberapa potensi yang dikembangkan adalah tandan kosong sawit, gambut. Selain itu juga ada energi dari cahaya matahari, air dan lain-lainnya. 

Diakuinya, untuk menjawab persoalan energi yang semakin berkurang itu perlu dilakukan penilitian dan pengkajian. Sehingga energi alternatif yang tentunya bersumber dari sumber energi terbarukan dapat menjadi pilihan dan tentunya harus diterapkan secara maksimal.(MC Riau/mz)

Berita Terkait