Senin, 28 Dzulqo'dah 1438 H | 21 Agustus 2017

PELALAWAN - Pembangunan techno park memiliki fungsi sebagai center of excellence (kerjasama dunia usaha/swasta-Pemerintah-Perguruan tinggi) yang dimaksudkan untuk memperkuat daya saing industri manufaktur nasional yang fokus pengembangannya disesuaikan dengan potensi sektor yang sedang berkembang di kabupaten/kota terkait.

Dengan ditunjuknya Kabupaten Pelalawan, Riau, sebagai salah satu daerah techno park dari 22 daerah yang ada di Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan bersama Badan Pengkajian dan Penerpaan Teknologi (BPPT) RI menggelar Kick Off Meeting techno park di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Pelalawan, Rabu (31/5/2017) kemarin.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Pelalawan HM Harris, Deputi Kepala BPPT Bidang PKT Dr Ir Gatot Swianto Meng, Kepala Balitbang Provinsi Riau Dra Arbaini MT, Kepala Bappeda Kabupaten Pelalawan Ir M Syahrul Syarif MSi, seluruh Kepala OPD, Kaban, Kabag dilingkungan Pemekab Pelalawan, PPKS Medan, akademisi dan para undangan lainya.
        
Dalam sambutannya, Deputi Kepala BPPT Bidang PKT Dr Ir Gatot Swianto Meng mengatakan, keberadaan techno park merupakan salah satu program nawacita presiden Joko Widodo yang akan dilakukan pembangunan dan pengembangan yang berada di Kabupaten Pelalawan dengan luas lahan 3750 hektar dan ini merupakan luas lahan yang paling luas.
        
"Luas lahan techno park yang ada dipelalawan ini merupakan yang terluas di Indonesia dari 22 techno park yang akan dikembangkan diwilayah lainnya yakni mencapai 3700 hektar lebih dan ini mendapat apresiasi dari pemeintah pusat.

Kick off meeting yang kita lakukan pada hari ini merupakan bentuk keseriusan kita didalam pengembangan techno park di Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan, meskipun ini merupakan pekerjaan yang berat. Namun semuanya akan dapat kita wujudkan dengan optimisme yang tinggi dan kerja keras semua pihak," katanya berujar.
        
Sementara itu, Bupati Pelalawan HM Harris mengatakan, setelah melalui serangkain proses yang cukup menguras energi dan perhatian yang dimulai sejak tahun 2012 lalu, tapi untuk saat ini techno park Pelalawan sudah mulai menunjukkan wujudnya sebagai kawasan sentra pengembangan IPTEK dan inovasi yang kemudian akan berpadu dengan kegiatan produktif yang akan meningkatkan nilai tambah produk unggulan daerah.
        
Sebagai program unggulan dalam rangka meningkatkan daya saing daerah, lanjut dia, pembangunan techno park Pelalawan yang merupakan wujud dari Pelalawan inovatif akan terus dikelola secara maksimal dengan mengintensifkan penanganan permasalahan yang masih mengganjal, mengoptimalkan pendayagunaan sumber daya, serta mobilisasi segala dukungan dan kemitraan strategis.

"Beberapa hari yang lalu, kami bersama tim BPPT berkesempatan beraudensi dengan Menyeri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas tentang progres techno park, pada kesempatan itu kepala Bappenas menyampaikan apresiasi atas inisiatif, prakarsa, semangat dan upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan bersama BPPT mewujudkan pembangunan dan fungsional techno park di Pelalawan yang merupakan program unggulan Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla," katanya menyebutkan.

Ia katakan, tinggal saat ini bagaimana terus menjalin komunikasi kelembaga yang mengkoordinir penyusunan dan penetapan rencana kerja Pemerintah.

Sehingga, katanya, janji Kepala Bappenas bisa terimplementasi kedalam dokumen RKP pada masa yang akan datang seperti halnya techno park Pelalawan yang masuk ke dalam RKP tahun 2017 ini.
      
"Saya sudah mendapat laporan tentang adanya rencana menerapkan konsep baru dalam manajemen pengembangan technopark Pelalawan yakni adanya pendelegasian penanggung jawab zona kepada perangkat daerah terkait.

Dan saya tentunya sangat setuju dengan konsep ini yang dengan demikian akan terjadi pendistribusian kewenangan, sehingga tidak tertumpuk satu OPD tertentu saja yang mungkin menjadi berat dan sulit mencapai keberhasilan. Untuk itu, kita berharap pembangunan technopark Pelalawan ini dapat berjalan lancar sehingga dapat menjadi kebanggaan masyarakat Provinsi Riau khususnya kabupaten Pelalawan," ia mengakhiri. (MC Riau/Iin)

Berita Terkait