Senin, 29 Syawal 1438 H | 24 Juli 2017

PEKANBARU - Setibanya di Pekanbaru Rabu (31/5) tengah malam dari Jakarta usai Rapat Terbatas dengan Presiden RI Ir Joko Widodo. Kamis (1/6) pagi, Gubri H Arsyadjuliandi Rachman langsung bertolak ke Kabupaten Bengkalis melakukan kunjungan kerja berikut safari Ramadan usai memimpin apel upacara hari kesaktian Pancasila.

Salah satu lokasi yang dikunjungi Gubernur setibanya di Kecamatan Pinggir, Bengkalis adalah melihat langsung Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Balai Pungut disana. Diakui Gubernur tinjauan langsung dilakukan sebagai upaya dan langkah melihat kondisi pembangunan dan peningkatan listrik yang sudah dan akan beroperasi.

"Kita tinjau Balai Pungut, setelah pertemuan dengan Presiden kemarin memang dibahas jaringan tegangan tinggi Sumatra 500 KVA, ini interkoneksi paling tinggi. Balai Pungut kita punya 177 MW yang sudah dan akan beroperasi," ungkap Gubernur.

Dengan mulai beroperasinya PLTG Balai Pungut, diharapkan Gubri dapat mendukung program strategis nasional di Riau dari sisi kelistrikan. Terlebih dengan dukungan penuh Presiden yang ingin mempercepat proyek-proyek strategis di Riau makanya ditegaskan Gubernur Ia ingin seluruh persoalan bisa diselesaikan PLN sebagai Leading Sektor.

"Kita berharap itu bisa membantu Riau dalam meningkatkan hasil elektrifikasi, juga berharap dengan rencana PLN yang ada di Riau dan beberapa tempat lagi kita terus dorong. Karena sangat penting," sambungnya.

Usai kunjungan dan melihat langsung PLTG Balai Pungut kemarin, Gubernur mengimbau kepada PLN agar dapat menyelesaikan tugasnya dalam mewujudkan listrik sampai kedesa di Provinsi Riau. Kemudian kata Gubri, langkah yang perlu dijaga sekarang adalah kemampuan operasional dari pembangkit tersebut.

"Sehingga kejadian seperti di Rohul, Siak (Demo PLN, red) itu memang diluar dugaan dan tidak terjadi lagi kedepan," harapnya. (MC Riau/mtr)

Berita Terkait