Minggu, 30 Ramadhan 1438 H | 25 Juni 2017

Kepala BPS Riau, Aden Gultom, saat memaparkan Perkembangan Ekspor Impor Provinsi Riau selama bulan April 2017 yang lalu

Pekanbaru - Selain memaparkan Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Riau, pada Rapat Penyelenggaraan Statistik yang diselenggarakan di Ruang Rapat Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Jumat (2/6), juga memaparkan perkembangan ekspor dan impor di Provinsi Riau pada bulan April 2017 yang lalu.

"Adapun secara keseluruhan, ekspor Riau pada bulan April 2017 turun sebesar 18,58 persen. Sedangkan impor turun sebesar 0,31 persen," ujar Kepala BPS Provinsi Riau, Aden Gultom.

Dijelaskan oleh Aden bahwa nilai ekspor di Provinsi Riau berdasarkan harga Free On Board (FOB) pada bulan April 2017 mencapai US$ 1.18 miliar atau mengalami penurunan sebesar 18,58 persen dibandingkan ekspor pada bulan Maret 2017 sebesar US$ 1.45 miliar.

Meski demikian, secara kumulatif nilai ekspor di Provinsi Riau pada bulan Januari-April 2017 sebesar US$ 5.51 miliar atau naik sebesar 36,26 persen dibanding periode yang sama tahun 2016 yang besarnya US$ 4.05 miliar, dengan peran migas sebesar 15,03 persen dan non migas sebesar 84,97 persen.

"Pada bulan April 2017 kontribusi seluruh ekspor Riau terhadap nasional adalah sebesar 8,96 persen," ungkapnya.

Aden kemudian memaparkan bahwa ekspor migas bulan April 2017 mencapai US$ 173.04 juta atau turun 22,64 persen dibanding ekspor migas pada bulan Maret 2017 yang mencapai US$ 223.68 juta.

Sementara selama bulan Januari-April ekspor migas mencapai US$ 828.25 juta atau mengalami penurunan sebesar 9,09 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mencapai US$ 911.05 juta. Dengan kontribusi ekspor migas Riau pada bulan April 2017 terhadap ekspor migas nasional sebesar 17,71 persen.

Sedangkan ekspor non migas bulan April 2017 mencapai US$ 1.01 miliar atau turun 17,83 persen dibandingkan ekspor non migas bulan Maret 2017 sebesar US$ 1.22 miliar.

Pada periode bulan Januari-April 2017, ekspor non migas Riau adalah sebesar US$ 4.68 miliar atau naik 49,44 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yaitu US$ 3.13 miliar. Pada bulan April 2017, kontribusi ekspor non migas Riau terhadap ekspor non migas nasional adalah sebesar 8,25 persen.

"Nilai impor Riau bulan April 2017 mencapai US$ 82.23 juta atau turun sebesar 0,31 persen dibanding impor bulan Maret 2017 yang mencapai US$ 82,49 juta," terang Aden.

Secara kumulatif, kata Aden, nilai impor bulan Januari-April 2017 sebesar US$ 343.72 juta atau turun 19,89 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun 2016 sebesar US$ 428.89 juta. Pada bulan April 2017 kontribusi seluruh impor Riau terhadap nasional adalah sebesar 0,69 persen.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa impor migas Riau pada bulan April 2017 mencapai US$ 23.13 juta atau turun 11,87 persen dibandingkan impor migas bulan Maret 2017 sebesar US$ 26.24 juta.

Sebaliknya, impor migas Riau pada bulan Januari-April 2017 sebesar US$ 78.49 juta atau naik sebesar 23,08 persen dibandingkan dengan bulan Januari-April 2017 yang besarnya US$ 63,77 juta. Pada bulan April 2017 kontribusi impor migas Riau terhadap impor migas nasional adalah sebesar 1,44 persen.

Untuk impor non migas Riau pada bulan April 2017, Aden memaparkan, mencapai US$ 59.10 juta atau naik 5,08 persen dibanding impor non migas pada bulan Maret 2017 sebesar US$ 56.24 juta.

Akan tetapi impor non migas periode Januari-April 2017 mengalami penurunan sebesar 27,36 persen, dari US$ 365.12 juta menjadi US$ 265.23 juta. Pada bulan April 2017 kontribusi impor non migas Riau terhadap impor non migas nasional adalah sebesar 0,57 persen.

"Neraca perdagangan Riau pada bulan April 2017 mengalami surplus sebesar US$ 1.10 miliar, sementara selama periode Januari-April mengalami surplus sebesar US$ 5.17 miliar," tutup Aden. (MC Riau/Zak)

Berita Terkait