Jumat, 28 Ramadhan 1438 H | 23 Juni 2017

PEKANBARU - Al-Quran merupakan pedoman hidup yang mengatur semua yang berkaitan dengan perbuatan manusia di dunia, baik dalam aspek yang berhubungan dengan diri sendiri, sesama manusia, maupun hubungan dengan Tuhan Sang Pencipta,

Demikian disampaikan Rektor Universitas Riau (UR) Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA saat membuka acara Mushabaqah Tilawatil Quran (MTQ) UR ke 15, Jumat (2/6/2017) di Halaman Masjid Arfaunnas Komplek Kampus Bina Widya UR Panam.

Dalam sambutannya, Rektor memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan MTQ ini, karena dengan adanya MTQ maka akan dapat meningkatkan gairah generasi muda untuk belajar dan mendalami kandungan Al-Quran.
“Melalui MTQ ini, semoga dapat meningkatkan gairah generasi muda menjadi generasi qurani. Tapi ingat, kepada peserta MTQ agar meluruskan niat untuk tidak mengejar piala, tetapi bagaimana supaya kita bisa mempelajari serta bisa mengamalkan Al-Quran, sehingga kedepannya segala aktivitas kita sehari-hari berlandaskan Al-Quran," harap Rektor seperti dalam rilis yang diterima redaksi.

Kedepan, kata Rektor Aras, UR akan mencoba membuka penerimaan mahasiswa bagi yang hafal Al-Quran. Penerimaan mahasiswa yang telah hafal Al-Quran ini juga telah ada diterapkan oleh berbagai sekolah dan perguruan tinggi di Indonesia. Dengan adanya penerimaan seperti ini, diharapkan akan menjadi semangat bagi generasi muda untuk menghafal Al-Quran.

“Saat ini, ada beberapa jalur penerimaan mahasiswa baru di UR, diantaranya Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Penelusuran Bibit Unggul Daerah dan Penelusuran Bakat dan Minat (PBUD dan PBM). Penelusuran bakat dan minat saat ini baru sebatas seni dan olahraga, kedepannya kita berencana akan menambahkan Hafidz Quran sebagai bagian dari PBM,” jelas Rektor.

Ketua pelaksana MTQ UR ke 15, Dr Irwantono M Phil, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Ilmu Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UR menyebutkan, pelaksanaan MTQ yang digelar selama dua hari, Jumat-Sabtu (2-3/6) ini merupakan kelanjutan dari MTQ yang telah digelar sebelumnya pada tingkat fakultas. Para pemenang MTQ tingkat universitas ini selanjutnya akan menjadi perwakilan UR untuk mengikuti MTQ Tingkat Nasional di Malang tanggal 28 Juli 2017 mendatang.

“MTQ ini rutin sekali dalam dua tahun dan dilakukan secara berjenjang, mulai dari fakultas hingga universitas. Para pemenang MTQ ini akan diberikan pembinaan menuju MTQ Tingkat Nasional di Malang,” sebut Irwantono.

Ada 11 cabang yang dilombakan dalam MTQ ke 15 tahun ini, diantaranya Tilawah Quran, Hifdzil Quran 5 Juz, Hifdzil Quran 10 Juz, Tartil Quran, Khattil Quran, Qiraat Saba’ah, Lomba Karya Tulis Al-Quran, Debat Ilmiah Kandungan Al-Quran Bahasa Inggris, Desain Aplikasi Al-Quran, Sarhil Quran, dan Fahmil Quran. Berbagai cabang lomba ini diikuti oleh seluruh perwakilan dari fakultas yang ada di lingkungan UR. (MC Riau/mad)

 

Berita Terkait