Minggu, 30 Ramadhan 1438 H | 25 Juni 2017

ROKAN HULU-Saat ini, Perusahaan Daerah (Perusda) Rokan Hulu Jaya rencana bangun wahana bermain water boom terbesar di Provinsi Riau di Kecamatan Rambah, termasuk investasi tiga unit usaha lainnya.

Keempat rencana unit usaha itu, kini baru sebatas study kelayakan, karena masih menunggu perubahan Peraturan Daerah (Perda) Investasi. Itu ditegaskan Direktur Utama Perusda Rokan Hulu Jaya, Jenewar Efendi, Kamis (9/6/2017).

Dikatakannya lagi, bahwa rencana pembangunan water boom dan tiga unit usaha lainnya  sudah didukung Bupati Rohul H. Suparman S.Sos, M.Si, saat digelarnya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) belum lama ini, di Pasar Modern Kampung Padang, Pasir Pangaraian beberapa waktu lalu.

Dimana tiga unit usaha yang sudah siapkan study kelayakan yakni, unit usaha perbengkelan, unit usaha stone crasher, dan pengadaan sapi untuk memenuhi kebutuhan daging‎ di Pasar Modern Kampung Padang.

Ditanya dana investasi, diakui Jenewar, Perusda Rokan Hulu Jaya tidak ada masalah, sebab mereka masih punya dana Rp37 miliar lebih atau jika termasuk aset Perusda capai Rp50 miliar.

Walaupun begitu, Jenewar mengakui, bahwa Perusda Rokan Hulu Jaya masih mengalami kendala, karena sulit berkomunikasi dan meyakinkan DPRD Rohul, Perusda masih punya uang capai Rp32 miliar.

Menurutnya, selama ini DPRD Rohul ketakutan dan beranggapan Perusda tidak punya uang lagi. Sementara pemerintah tidak serius atau tidak sempat meyakinkan wakil uang rakyat.

"Kita yakinkan DPRD dan mereka tidak percaya. Kita bisa yakinkan pemerintah (daerah) bahwa uangnya hingga kini masih ada. Sehingga dalam RUPS kemarin Pak Bupati (Suparman) menyatakan kalau seperti ini beliau di depan untuk merubah Perda (Investasi)," ucap Jenewar.

Dengan adanya dukungan Bupati Rohul Suparman, itu sangat luar biasa untuk kembali memajukan Perusda Rokan Hulu Jaya ke depannya.

‎”Berharap ini berjalan lancar, dan dukungan ini kita siapkan pondasi untuk Perusda dan ke depan siap jalan,"sebut Jenewar lagi.

Terkait program sapi dalam‎ menyediakan kebutuhan daging di Pasar Modern, sebut Jenewar, Bupati Suparman juga siap membantu mencarikan sapi.

"Study kelayakan sudah siap, bila Perda Investasi sudah selesai dirubah maka kita tinggal DED ‎dan tender. Dana tidak ada masalah, dan dengan dana yang hampir Rp37 miliar, saya kira kita bisa berbuat apa dengan yang dicita-citakan," papar Jenewar.

Mengenai lokasi wahana permainan water boom yang akan dibangun nantinya, Jenewar menyatakan, Perusda punya dua alternatif lokasi, yakni di objek wisata Air Panas Hapanasan atau di lahan milik Perusda di Desa Tanjung Belit Kecamatan Rambah yang saat ini masih dipakai untuk PLTD dan sudah habis kontrak di 2018.(MC Riau/sal)

Berita Terkait