Minggu, 28 Syawal 1438 H | 23 Juli 2017

TELUK KUANTAN  - Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Kuansing, H Muharlius SE MM bersama Asisten Administrasi dan Umum Frederik SE MM dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Kuansing Hendra AP MSi memimpin rapat eveluasi realisasi pendapatan asli daerah (PAD) semester I di tahun 2017, yang berlangsung di ruang Multimedia Kantor Bupati Kuansing, Rabu (7/6/2017) kemaren.

Sejauh ini, realisasi PAD Kuansing baru mencapai sekitar Rp15 miliar atau 20 persen dari target PAD 2017 yang mencapai Rp75 miliar. Evaluasi realisasi PAD ini dilakukan untuk menggenjot penerimaan daerah memasuki akhir semester I tahun ini.

"Pendapatan daerah merupakan dasar untuk membentuk dan menjalan roda pemerintahan, yang juga merupakan tulang punggung kemandirian daerah dalam menjalankan pemerintahan. Tentu kita semua harus bekerja keras untuk menggenjot PAD, karena jika tidak ini akan berimbas terhadap kegiatan di APBD perubahan," ujar Plt Sekda Muharlius dalam arahannya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kuansing, Hendra AP MSi menyampaikan, bahwa masih rendahnya realisasi penerimaan PAD dikarenakan APBD Kuansing baru disahkan. 

Apalagi penerimaan PAD itu, menurutnya, banyak tergantung dari APBD, seperti kegiatan pembangunan.

Dari hasil rapat evaluasi ini, menurut Hendra, seluruh Satker sanggup untuk menggenjot penerimaan PAD hingga akhir Juni ini. 

Hal ini guna mengejar 50 persen realisasi PAD untuk semester I. Sehingga sisanya bisa digenjot di semester kedua nantinya, karena memang ada sumber-sumber PAD itu dipungut diakhir tahun," katanya.(MC Riau/Ultra Sandi)

Berita Terkait