Senin, 28 Dzulqo'dah 1438 H | 21 Agustus 2017

PELALAWAN - Seperti tahun-tahun sebelumnya, jelang memasuki pelaksanaan lebaran 1438 H tepatnya pada H-7 sampai H+7 nantinya, Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih serta Puskesmas-Puskesmas yang ada di Pelalawan khususnya dititik rawan lakalantas, tidak diliburkan. 

Hal ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan saat arus mudik atau yang lainnya saat lebaran nantinya. Pelayanan rawat inap tersebut akan dibuka secara maksimal selama 24 jam.

Informasi ini dibeberkan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Pelalawan dr Endid R Pratiknyo, Kamis (8/6) di Pangkalankerinci. Katanya, hal ini bertujuan agar pelayanan kesehatan masyarakat dalam liburan lebaran nantinya tetap bisa dilayani.

" Kita memastikan jika lebaran nantinya Rumah Sakit Daerah dan puskesmas - puskesmas yang ada di Pelalawan tidak diliburkan. Ini untuk mengantisipasi kalau ada kecelakaan saat lebaran, juga kalau ada pasien yang akan dirujuk ke Rumah sakit Pekanbaru," ujarnya.

Lanjutnya, hal itu dilakukan seperti biasa setiap kali lebaran. Tidak hanya itu, hal ini memang sudah menjadi tanggung jawab Diskes dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan.

" Tidak mengenal hari apa saja, yang pasti kita siap dalam melayani masyarakat walau itu hari lebaran sekalipun nantinya," sebutnya.

Disinggung terkait upaya pihak Dinas Kesehatan dalam memberikan pelayanan saat lebaran nantinya, Endid menjelaskan, pihaknya akan menyiagakan tenaga medis di setiap pos-pos yang nantinya terpasang di sepanjang jalur lintas Timur kabupaten Pelalawan.

" Tenaga medis nantinya akan disiagakan di sepanjang jalur lintas timur yakni diposko pengamanan lebaran. Ini kita lakukan untuk mempermudah pertolongan bagi para pemudik yang mengalami kecelakaan. Artinya, kita memberikan pelayanan maksimal selama 24 jam," tuturnya.

Selain tenaga medis, sambung Endid, pihaknya juga akan menyiagakan mobil ambulans puskesmas keliling di setiap Pos. Hal tersebut dilakukan guna mempercepat pertolongan bagi korban kecelakaan yang sifatnya emergency dan juga pelayanan kesehatan lainnya.

" Jadi, jika ada kecelakaan lalu lintas saat arus mudik lebaran nantinya yang sifatnya emergency, maka kita bisa cepat memberikan pertolongan dengan membawanya rumah sakit rawat inap ataupun puskesmas. Namun demikian, walaupun kita standby dan siap siaga, kita berharap pada lebaran nanti tidak ada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan di jalan raya yang mengakibatkan jatuhnya korban. Sehingga pada lebaran tahun ini dapat menjadi mementum kebahagiaan bagi masyarakat khususnya ummat muslim di Negeri Seiya sekata," pungkasnya. (MC Riau/Iin)

Berita Terkait