Senin, 28 Dzulqo'dah 1438 H | 21 Agustus 2017

PELALAWAN - Menunjang kelancaran transportasi angkutan mengahadapi lebaran Idul Fitri 1438 H/2017 M dan mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pelalawan akan menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Pelalawan, dalam waktu dekat ini.

" Insya allah dalam minggu ini atau tepatnya pada Jumat (9/6) besok, kita bersama DPC Organda akan menggelar Rapat koordinasi terkait kelancaran angkutan transportasi lebaran," ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) kabupaten Pelalawan Drs H T Ridwan Mustafa SH MH, Kamis (8/6) di Pangkalankerinci.

Lanjutnya, dalam Rakor tersebut nantinya, Dishub Kabupaten pelalawan menghimbau para Perusahaan Otobus (PO) untuk mengedepankan pelayanan yang baik serta menjaga keselamatan penumbang dan barang bawaannya sampai ke tujuan.

" Jadi, para PO sebagai penyelenggara angkutan, dalam rapat nantinya kita minta untuk dapat bekerjasama dengan Dishub sebagai pengelola angkutan darat, laut dan udara. Dan Dishub nantinya akan melaporkan ke Direktorat jendral Perhubungan Darat dan Dishub Propinsi mengenai persiapan dan realisasi angkutan selama lebaran," sebutnya.

Sambungnya, selain itu, dalam Rakor nantinya, pihaknya juga mengharapkan para Organda sebagai organisasi angkutan dapat mengontrol keanggotaannya agar pelaksanaan angkutan lebaran di Kabupaten pelalawan dapat berjalan Lancar selama arus mudik H-7 sampai arus balik H+7 mendatang.

" Harapan kita, jangan sampai ada penumpang yang tidak jadi diberangkatkan. Untuk itu, kita himbau para PO tidak menjual tiket diluar kapasitas penumpang kendaraan yang digunakan. Dan demi kenyaman sampai ke tujuan, agen jangan menjual tiket untuk tempat duduk tempel," tuturnya.

Ditambahkannya, untuk kendaraan angkutan lebaran yang dipergunakan nantinya mengangkut penumpang, diharapkan adalah kendaraan yang layak jalan dan dikemudikan oleh supir yang dalam keadaan sehat.

" Kendaraan yang digunakan nantinya, harus masih berlaku surat suratnya, sistem kemudi yang baik, ban, rem dan lampu yang bagus. Disamping itu dilengkapi dengan kotak obat, segitiga pengaman, racun api dan palu pemecah kaca yang berfungsi untuk memecahkan kaca, bila terjadi kecelakaan. Sehingga dapat memberikan pertolongan pertama kepada penumpang. Dan tentunya harapan kita, pada pelaksanaan arus mudik lebaran tahun ini dapat berjalan lancar tanpa adanya masalah seperti terjadinya kecelakaan lalulintas (lakalantas) pada tahun - tahun sebelumnya," pungkasnya. (MC Riau/Iin)

Berita Terkait