Minggu, 28 Syawal 1438 H | 23 Juli 2017

TEMBILAHAN - Pengurus Pejuang Subuh Tembilahan periode 2017-2019 dikukuhkan secara resmi di Mesjid Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila (YAMP), Jalan Baharuddin Yusuf, Tembilahan, Jum'at (9/6/2017).

Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan selaku Ketua Dewan Penasehat Pejuang Subuh Tembilahan dan dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Hj Zulaikhah Wardan, Kepala Diskominfo Inhil M Thaher dan sejumlah pejabat lainnya.

Menurut Bupati, dengan dikukuhkannya kepengurusan ini maka akan dapat lebih eksis lagi di kalangan masyarakat dan dapat lebih giat lagi memperjuangkan dan menumbuhkembangkan keimanan dan ketakwaan terhadap Allah SWT dengan cara menegakkan shalat Subuh berjama'ah.

"Dari namanya saja, kita sudah bisa mengetahui bahwa ini organisasi ini (Pejuang Subuh, red) baik, menghimpun umat yang dilakukan oleh para pemuda untuk menegakkan shalat subuh. Berupaya agar umat dapat mencintai mesjid dengan menegakkan shalat subuh berjama'ah," kata Wardan.

Beberapa waktu lalu, sambung Bupati, dirinya dan sejumlah fungsionaris Pejuang Subuh pernah berdiskusi terkait program kerja yang dicanangkan oleh Pejuang Subuh. Dari hasil diskusi, Bupati menyimpulkan bahwa pejuang subuh memiliki program-program yang sangat luar biasa dan mulia.

"Disaat banyaknya generasi muda yang terjerumus kepada hal-hal negatif, para pemuda uang tergabung dalam pejuang subuh masih memiliki keinginan yang kuat untuk menjaga keimanan dan ketakwaan dengan jalan menegakkan shalat berjama'ah, terlebih shalat subuh berjama'ah," ujarnya.

Untuk itu, dia berharap segala program yang dirumuskan tersebut dapat diselaraskan dengan program yang tengah dijalankan oleh Pemkab Inhil, yakni shalat subuh berjama'ah yang menurut penuturan Bupati sendiri juga terinspirasi dari kegiatan rutin yang sebelumnya memang sudah dilakukan dan diperjuangkan oleh pejuang subuh.

Sementara itu, Said Abdul Aziz selaku Ketua Pejuang Subuh Periode 2017 - 2019 saat dikonfirmasi mengajak para pemuda Kabupaten Inhil untuk bergabung bersama pejuang subuh guna merealisasikan Visi 'Shalat Subuh Seramai Shalat Jum'at' dari pejuang subuh itu sendiri.

"Selain itu, kami juga akan terus berupaya merealisasikan Visi dari para Mujahid yang melaksanakan shalat subuh selama 40 hari tanpa putus, yaitu 'Istiqomah Sampai Khusnul Khatimah. Mari bergabung bersama kami, berhijrah bersama kami karena Insya Allah ini niatnya karena Allah Ta'ala," ujar Aziz.

Aziz juga mengaku optimis, kedepan, para pemuda Kabupaten Inhil secara perlahan akan berhimpun ke dalam organisasi pejuang subuh untuk bersama-sama menegakkan shalat subuh berjama'ah. Kepada para pengurus pejuang subuh lainnya, Aziz berpesan agar tetap semangat mewujudkan tujuan awal dari pejuang subuh, yakni menegakkan shalat subuh berjama'ah.

"Kepada teman-teman pengurus, tetap semangat, Insya Allah, apa yang kita lakukan akan dinilai oleh Allah SWT sebagai amal ibadah buat kita. Jangan berhenti sampai disini karena waktu masih panjang," tandasnya.(MC Riau/zul)

Berita Terkait