Kamis, 27 Ramadhan 1438 H | 22 Juni 2017

PEKANBARU - Pihak Bank Indonesia Provinsi Riau menggandeng universitas untuk memberikan sosialisasi peran bank sentral sebagai penjaga stabilitas keuangan dan kebijakan kepada mahasiswa.

"Saat ini ada 70 universitas di seluruh Indonesia yang bekerjasama," kata Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara usai memberikan kuliah umum UNRI berthema "Peran strategis Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai rupiah dan perkembangan ekonomi yang berkelanjutan" di Pekanbaru, Jumat (9/6/2017).

Mirza menjelaskan sebagai generasi muda penerus bangsa mahasiswa dan civitas kampus wajib mengetahui kebijkan-kebijakan yang diterbitkan BI generasi muda khususnya yang berkecimpung disektor ekonomi, yang belajar ilmu ekonomi, sosial politik, hukum.

"BI tiap waktu bisa menurunkan dan menaikkan suku bunga, kebijakan Giro Wajib Minimum, menerbitkan mata uang, mengedarkannya, dan sebagainya dalam rangka menjaga stabilitas ekonomi," kata dia.

Dengan harapan katanya output yang didapat dari hubungan baik dan pelatihan ini maka generasi muda mampu memahami peran bank sentral. Sehingga saat mereka terjun dan terlibat didunia bisnis kebijakan ini akan mendapat dukungan yang baik dan maksimal dari anak bangsa.

Ia juga menjelaskan selama ini dalam kurun waktu tiga tahun terakhir BI selalu memberikan pelatihan dan pengajaran bagi para mahasiwa dan dosen di seluruh kampus. Tentunya dengan melibatkan kantor vabang di tiap provinsi.

"Kami selalu ada pelatihan di kampus-kampus, baik mahasiswa dan dosen. Saat ini ada 70 universitas seluruh Indonesia yang dilatih biasanya setahun dua kali. Ada juga beasiswa di setiap provinsi," ia menegaskan.

Bahkan BI siap katanya jikalau dibutuhkan di suatu universitas mau membuka mata kulias bank sentral untuk melatih para dosennya.

"Karena BI tidak mungkin bisa menjangkau dan mengajar ke semua tempat," dia menambahkan. (MC Riau/hrd)

Berita Terkait