Minggu, 28 Syawal 1438 H | 23 Juli 2017

PEKANBARU -  Ingot Ahmad Hutasuhut memimpin Pengcab Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Pekanbaru periode 2017-2021. Ingot terpilih secara pada Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) di Hotel Grand Jokro, Jalan Sudirman, Pekanbaru, Riau, Jumat (9/6).
  
Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) POBSI Riau, Basrial, mengatakan, hingga akhirnya diambil kebijakan untuk dilaksanakan oleh Pengprov dengan menunjuk Caretaker Ketua M Nur Zein dan Sekretaris Marrio Kisaz.
   
"Terima kasih kepada carateker yang telah bertugas. Kami berharap kepengurusan yang baru ini mempertimbangkannya," harap Basrial.
   
Disebutkannya, setakad ini, Kota Pekanbaru masih menjadi gudang atlet berprestasi. Untuk itu, Pengcab POBSI Pekanbaru diharapkan bisa memberi warna baru terhadap pembinaan dan menelurkan atlet-atlet berprestasi untuk mewakili Riau ke kancah nasional bahkan internasional.
   
Musorkot tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pekanbaru, Martius Busti mewakil Ketua KONI Pekanbaru. Ia mengharapkan dengan terpilihnya kepengurusan yang baru nantinya bisa membawa cabang olahraga biliar di Kota Pekanbaru semakin baik. Serta menjadikan wilayah lumbung atlet berprestasi.
   
"Hampir di seluruh Indonesia Ibukota Provinsi menjadi lumbung atlet. Hal ini juga terjadi pada Pengcab POBSI Pekanbaru, karena dari 12 kabupaten/kota, Pekanbaru masih menjadi lumbung atlet biliar berprestasi," jelas Martius.
   
Menurutnya, keberadaan POBSI Pekanbaru cukup membanggakan. Karena menjadi salah satu cabang olahraga unggulan bagi KONI Kota Pekanbaru. "Jalin koordinasi dan konsolidasi. Karena semuanya berawal dari situ, jika baik akan berbuah baik, dan jika tidak ada sama sekali akan menimbulkan dampak buruk. Tentu ini akan berdampak buruk terhadap atlet dan pelatih," katanya.
   
Sementara itu Ketua POBSI Pekanbaru terpilih, Ingot Ahmad Hutasuhut, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Untuk selanjutnya, Ia meminta dukungan kepada seluruh jajaran terkait, mulai dari KONI Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru, serta Pengprov POBSI Riau agar ke depannya pembinaan atlet biliar di Kota Pekanbaru semakin baik dan semakin banyak menelurkan atlet-atlet berprestasi.
  
"Kita tentu akan mempelajari kekurangan-kekurangan dari kepengurusan lama sebagai bahan pembenahan. Tetapi yang lebih penting adalah koordinasi dan konsolidasi antar jajaran pengurus," kata Ingot yang juga merupakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru ini.(MC Riau/mz)

Berita Terkait