Jumat, 28 Ramadhan 1438 H | 23 Juni 2017

BENGKALIS–Dai cilik, Muhammad Fahri Al Syafiq Firdaus tampil memukau pada peringatan Nuzul Al Quran di Masjid Agung Istiqomah Bengkalis, Minggu malam (11/6/2017).

Bocah yatim piatu berusia 11 tahun ini, merupakan juara lomba pemilihan dai cilik (Pildacil) yang ditaja Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kabupaten Bengkalis bekerjasama dengan Polres Bengkalis dan Pengurus Masjid Istiqomah, 15-16 Ramadhan di Masjid Istiqomah. 

Ia menyisihkan diikuti ratusan anak-anak berumur di bawah 12 tahun.
Penampilan dai cilik ini membuat kagum para jamaah termasuk Plt Sekda Arianto, penceramah dan seluruh hadirin yang hadir pada saat itu. 

Ia mampu menghipnotis para hadirin dengan tausyiah dan gaya ceramah yang sangat memukau.
Dalam ceramahnya ia menyampaikan, betapa banyak  nikmat yang Allah berikan mulai dari yang kecil sampai yang besar, sungguh jika manusia disuruh menghitung maka tidak akan mampu menghitungnya.

“Begitu besar nikmat yang Allah berikan kepada kita, dari mulai tidur sampai tidur kembali, sangat sombong dan sungguh tidak tahu diri, sebagai hamba kita tidak mau mensyukuri nikmat Allah. Tugas kita hanya mensyukuri dan mempergunakan nikmat tersebut sesuai dengan keinginan Allah SWT,” ujarnya penuh percaya diri.

Plt Sekda pada kesempatan itu mengatakan, kebaikan itu bisa datang dari mana saja, bahkan dari anak-anak yang polos ini kita bisa mendapatkan hikmah. 

“Saya berharap kegiatan yang diselenggarakan DDII ini dapat terus dilakukan dan lebih ditingkatkan, guna menangkis globalisasi saat ini,” ujar Plt Sekda.

Globalisasi, sambung Arianto, ibarat pisau bermata dua. Satu sisi memberikan jaminan kecepatan informasi, sehingga memungkinkan para pemuda untuk peningkatan kapasitas pengetahuan dan skill. 

Pada sisi yang lain, membawa dampak negatif. Informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari pornografi, narkoba, pergaulan bebas, hingga radikalisme dan terorisme juga masuk dengan mudahnya tanpa dapat kita bendung dengan baik.

“Namun dengan adanya kegiatan dai cilik ini yang diselenggarakan DDII ini, diharapkan mereka mampu menjadi pensyiar dakwah bagi teman sejawat dan lingkungan sekitarnya,” harap Arianto.

Pada kesempatan itu, Plt Sekda juga mengimbau kaum muslimin di Negeri Junjungan untuk membaca dan mengamalkan isi kandungan Al-Quran.  

“Semoga peringatan Nuzulul Quran tahun ini, membuat kita mampu meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, dan mengamalkan isi kandungan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Arianto.

Melalui peringatan malam Nuzulul Quran atau turunnya Al-Quran ini, Arianto mengajak umat Islam untuk menghiasi masjid dan musholla di waktu sesudah maghrib dan menjelang malam dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Quran. 

Binalah generasi muda dan anak-anak untuk menggalakkan maghrib mengaji, dengan begitu semoga terwujud negeri yang sejahtera yang sama-sama kita dambakan.

Selain itu, Arianto juga mengajak kaum muslimin untuk menguatkan disiplin diri dalam bekerja, meningkatkan amal ibadah, tarawih serta tadarus.(MC Riau/man)

Berita Terkait