Minggu, 28 Syawal 1438 H | 23 Juli 2017

SIAK- Memasuki malam ke-17 Ramadan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak menggelar peringatan Nuzul Quran di Masjid Sultan Syarif Hasyim komplek Islamic Center Kabupaten Siak, Ahad (11/6/2017) malam. Kegiatan ini merupakan acara rutin Pemkab Siak dalam memeringati malam nuzul Quran.

Bupati Siak Syamsuar mengatakan sebagai mana  di ketahui, disepuluh malam kedua juga dikenal dengan dibukannya pintu keampunan (maghfirah) oleh Allah SWT. 

Selain itu Allah juga menurunkan mukjizat terbesar kepada baginda Rasulullah SAW yaitu al-qur'an Al Karim, sekaligus menjadi petunjuk bagi kita selaku umat muslim dalam mengarungi hidup didunia.

"Melalui momen peringatan Nuzul Quran ini, hendaknya dapat memotivasi diri kita untuk menjadikan masyarakat akan cinta dengan Al-Qur'an dan menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa," katanya.

Dirinya mengajak masyarakat Kabupaten Siak ini menjadi pribadi yang Cinta Al Quran. Dan membangun masyatakat yang Qurani, generasi Qurani sehingga terwujudnya masyarakat Negeri Istana yang Madani.

Syamsuar menyebutkan melalui momen peringatan Nuzul Quran ini, hendaknya dapat memotivasi diri untuk membangun Siak ke arah yang lebih baik dan mewujudkan masyarakat yang agamis yang berperdoman Al-Qur'an dan Assunah.

Selain Bupati Siak H Syamsuar, tampak hadir Wakil Bupati Siak H Alfedri, Forkopimda Siak, para pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Siak, alim ulama, tokoh agama dan Ustad Dr H Mustafa Umar Lc MA serta ratusan jamaah yang memenuhi masjid terbesar di Negeri Istana ini.

Syamsuar beserta pimpinan OPD Kabupaten Siak sebelum melaksanakan berbuka puasa, Syamsuar sempat menyerahkan santunan anak yatim dari Mesjid Islamik Center  sebanyak 553 orang, yang berasal dari dua kecamatan yakni Kecamatan Siak dan Mempura dengan besarnya bantuan perorang Rp200 ribu serta bantuan kain sarung yang diberikan kepada tukang ojek, tukang becak dan pendayung sampan.

Pada kesempatan itu, Syamsuar juga menyampaikan Mushabaqah Tilawatil Quran  tahun depan akan berbeda dengan tahun ini. Dimana dia ingin tahun dengan ada Mushabaqah Hifzil Quran dan dinas terkait maupun pengurus Masjid diminta mempersiapkan acara tersebut mulai dari tekhnis hingga rencana anggarannya.

"Supaya bisa diusulkan di APBD nantinya. Mushabaqah Hifzil Quran ini kita buat untuk memotivasi anak-anak di Siak untuk menjadi penghafal Al Quran," ujarnya.(MC Riau/nin)

Berita Terkait