Jumat, 28 Ramadhan 1438 H | 23 Juni 2017

BENGKALIS — Tim verifikasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Nurani) mulai bekerja melakukan verifikasi internal di Partai Politik (Parpol). Meski suasana menjalankan ibadah puasa, tak menjadi penghalang dilaksanakannya verifikasi internal Parpol di PAC dan Ranting di DPC Partai Hanura Kabupaten Bengkalis, Senin (12/6/2017).

Tim verifikasi diketuai Tien Aspasia, selaku Ketua Pembinaan Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (Kepri) DPP Partai Hanura didampingi Sekwil Ambri Budiman dan Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Riau diwakili Bidang Organisasi dan Kader (OKK) Eprizal, H Manalu dan Krismat Hutagalung. 

Mereka tiba di Bengkalis sekitar pukul 16.00 WIB dan langsung menuju ke kantor DPC Partai Hanura Kabupaten Bengkalis, Jalan Bengkalis, Kelurahan Rimba Sekampung.
 
Kedatangan tim verifikasi internal tersebut disambut hangat Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Bengkalis, Jon Hendrizal bersama sejumlah pengurus dan PAC serta Ranting. DPC Partai Hanura Kabupaten Bengkalis merupakan yang ke delapan yang diverifikasi dari seluruh DPC yang ada di kabupaten/kota se-Riau.
 
Tien Aspasia dalam sambutannya mengatakan, tim verifikasi yang turun ke kabupaten/kota se-Riau berharap seluruh data internal DPC, PAC hingga Ranting selesai secara baik. Sehingga, roda organisasi Parpol bisa berjalan sebagaimana mestinya, dengan capaian target Hanura Bangkit, Jaya dan Menang.
 
"Untuk verifikasi ini kita sudah turun di sejumlah kabupaten/kota di Riau. Hari ini DPC Hanura Kabupaten Bengkalis. Masalah kelengkapan pengurus PAC hingga ranting ini tidak bisa di tawar-tawar lagi, suatu keharusan yang dipenuhi seluruh DPC, PAC dan Ranting se-Indonesia," tegas Tien Aspasia.
 
Ia juga mengaku berkesan bisa sampai ke DPC Hanura Kabupaten Bengkalis dan bersilahturahmi dengan seluruh pengurus DPC Hanura Kabupaten Bengkalis di bulan suci Ramadan. Tin juga berharap agar verifikasi ini bisa berjalan secara baik dan lancar.

"Verifikasi internal ini menjadi salah satu kewajiban kami di DPP, dan DPD. Jika ingin meraih target 1 dapil 1 kursi, maka dari kepengurusan PAC sampai ranting dan anak ranting bisa diselesaikan. Perlu diketahui juga, jika salah satunya parpol yang memiliki khas, Hati Nurani ini ada karena rakyat. Hati nurani yang menjadi lambang organisasi parpol, dan tampil beda dengan parpol lainnya,"kata Tien.

Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Bengkalis, Jon Hendrizal pada kesempatan itu mengutarakan, rasa terimakasih kepada pengurus DPP dan DPD Partai Hanura yang sudah berkenan mengunjungi Kantor DPC Partai Hanura Kabupaten Bengkalis dalam agenda verifikasi internal Parpol. Sebuah langkah atau kemajuan, dimana DPP dan DPD mau bertatap muka secara langsung dengan pengurus DPC, PAC dan Ranting di Kabupaten Bengkalis.

KTA Ditanya sebelum verifikasi internal dilaksanakan, tim verifikasi sempat membuat deg-degan seluruh pengurus DPC. Pasalnya, dua anggota DPRD Kabupaten Bengkalis yang tercatat sebagai pengurus Partai Hanura yang hadir masing-masing Zulkifli (Bendahara DPC), dan Leonardus Marbun (Dewan Pakar) ditanyai soal Kartu Tanda Anggota (KTA) Hanura aktif.

Sontak saja, suasana yang semula mencair mendadak berubah tegang. Kedua, anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Zulkifli dan Leonardus Marbun bergegas mengambil KTA mereka masing-masing. Untungnya, KTA mereka terus dibawa kemana mereka pun pergi. Sehingga, hari itu terbebas dari pertanyaan mendasar dari DPP soal KTA Parpol.

"KTA merupakan sebuah jati diri, bahwa mereka (DPRD,red) itu tidak akan jadi anggota DPRD, kalau tidak ada KTA ini.  Kalau tidak ada KTA, maka mereka perlu dipertimbangkan, termasuk ketua DPC dan seluruh pengurusnya, sampai ke PAC dan serta ranting," tegas Tien Aspasia.(MC Riau/man)

Berita Terkait