Kamis, 27 Ramadhan 1438 H | 22 Juni 2017

ROKAN HULU-kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menjadi pilot project peningkatan kualitas tata ruang yang lahir dari kerjasama Bappenas Indonesia  dengan MCC Amerika Serikat.

Program ini bertujuan untuk melahirkan Capacity Boarding dan 1 peta pedoman untuk pembangunan yang berkelanjutan, yang juga dapat menyelesaikan persoalan tapal batas.

Dalam upaya mensukseskan program Bappenas bekerjasama dengan pemerintah Amerika Serikat melalui millenium challange corporation (MCC) yakni program proyek perencanan dan pemetaan partisipatif (PMaP7), kabupaten Rokan Hulu merupakan salah satu dari 5 kabupaten kota di  provinsi Riau yang menjadi pilot project, melakukan sosialisasi kepada lintas instansi yang terkait.

Hal ini terungkap saat Bappeda kabupaten Rokan Hulu menggelar sosialiasi program PMAP di kantor Bappeda Rohul dengan lintas instansi terkait, Selasa (13/6/2017).

Kepala Bappeda Rokan Hulu, Nifzar, SP. M.Ip mengatakan sebelum acara sosialisasi hari ini, sebelumnya sudah dilaksanakan pertemuan dengan tim reader dikantor bupati Rokan Hulu. Pada saat itu dilakukan pengimputan data, pemanfaatan lahan, dan penataan ruang.

Dikatakanya, dari data yang diinput, ditetapkan oleh pemerintah pusat bahwa pilot projec ini dilaksanakan di kecamatan Tambusai. Hasil dari pilot project ini nantinya akan menghasilkan capacity boarding dan terbangunannya sistem data spacial untuk pembangunan yang berkelanjutan.

Program Bappenas ini juga menjadi kesempatan bagi pamkab Rohul untuk menyelesaikan tapal batas desa, kecamatan dan kabupaten Rokan Hulu, melalui satu peta pedoman yang dihasilkan tenaga ahli geospasial, tenaga pengukuran, dan pembaca peta, yang saat ini 46 calon petugasnya sedang dilatih.(MC Riau/sal)

Berita Terkait