Senin, 1 Syawal 1438 H | 26 Juni 2017

PEKANBARU - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Abdul Jamal mengatakan nilai ujian nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Pekanbaru tidak begitu mengecewakan dari 12 kabupaten/kota se-Provinsi Riau.

"Untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) kita Kota Pekanbaru berada di rangking tiga, karena peserta kita yang mengikuti UNBK sebanyak 4 ribuan dari 26 sekolah, berbeda dengan Pelalawan yang mendapat rangking pertama pesertanya hanya seratusan orang dari satu sekolah. Tentunya ini tidak perlu kita bandingkan. Untuk Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) berada di nomor empat dan jika dirata-ratakan berada diposisi tiga," kata Abdul Jamal, Rabu (14/6).

Lebih lanjut ia mengungkapkan dari tahun sebelumnya posisi Pekanbaru hampir sama berada di peringkat tiga se-Riau, karena Pekanbaru lebih mengutamakan kepada integritas. Nilai penting, tetapi integritas dahulu yang di tanamkan sifat kejujuran.

"Hal itu yang kita tanamkan dan kita masih berada di tiga dari 12 kabupaten/kota se-Riau tidak terlalu mengecewakan," katanya.

Saat disinggung untuk menghadapi UNBK selanjutnya apa evaluasi yang dilakukan dari hasil ini, Jamal menyebutkan bagaimana caranya anak-anak yang akan mengikuti UNBK mendatang benar-benar mengikuti di sekolahnya sendiri.

"Masalah fisikologis sangat berpengaruh jadi bagaimanapun anak-anak harus menghadapi UNBK ditempatnya masing-masing. Jadi sarana dan prasarana harus lebih ditingkatkan untuk itu kita minta dewan bisa menganggarkan dalam pengadaannya," sebutnya.

Ia menjelaskan untuk UNBK bisa berjalan lancar maka perbandingannya satu banding tiga, jika muridnya 300 maka sekolah harus punya komputer 100, rata-rata komputer saat ini di sekolah hanya 60 unit.

"Kita tinggal menambah lagi, jika ditambah 40 unit lagi per sekolah maka sebagian besar sekolah bisa melaksanakan UNBK," pungkasnya. (MC Riau/mad)

Berita Terkait