Jumat, 28 Ramadhan 1438 H | 23 Juni 2017

PEKANBARU - Karena beberapa alasan, Organisasi Angkutan Darat (Organda) Riau menyebut jumlah bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) yang disiapkan untuk arus mudik Lebaran tahun ini turun.

"Menurun jumlah bus untuk tahun ini. Karena persaingan antarmoda transportasi, dan tumbuhnya kendaraan pribadi," ucap Ketua Organda Riau, Muhammad Nasir di Pekanbaru, Rabu (14/6) di Pekanbaru. 

Ia merinci, untuk angkutan Lebaran kali ini memiliki jumlah perusahaan otobus 148 unit dengan jumlah 2.077 armada, dan tempat duduk berjumlah 35.483 yang tersedia.

Pihaknya memperkirakan arus penumpang Idul Fitri tahun ini mulai terjadi pada H-7 atau Minggu (18/6/17), dengan puncaknya beberapa hari setelah itu.

Pada tahun 2016, Organda Riau menyiapkan 2.281 unit armada terdiri 191 perusahaan dengan berbagai jenis angkutan baik dalam dan luar provinsi termasuk angkutan antar jemput.

"Hingga kini, masih ada angkutan liar. Belum lagi ini, dan itu lah. Jalur yang padat itu ke Sumatera Barat dan Sumatera Utara," jelasnya.

"Bila penumpang bus ke (Pulau) Jawa, tidak seberapa jumlahnya. Dan jalur ini, umumnya masih dikuasai oleh transportasi udara," kata Nasir.

Kepala Dishub Provinsi Riau, Arlizman Agus, memprediksi, terjadinya penurunan 0,45 persen terhadap jumlah penumpang diangkut oleh bus pada arus mudik dan balik Lebaran tahun 2017.

"Tahun 2017 animo masyarakat menggunakan angkutan bus diprediksi mencapai 23.626 penumpang atau mengalami penurunan sebesar 0,45 persen," katanya.

Menurut Arlizman, jumlah penumpang untuk angkutan bus mengalami penurunan antara lain disebabkan beberapa faktor.

Ia berkata, dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir ditemukan banyak penumpang yang menggunakan kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat. (MC Riau/Exa)

Berita Terkait