Senin, 29 Syawal 1438 H | 24 Juli 2017

PEKANBARU - Sempat tak percaya saat mendapat laporan bahwa di Provinsi Riau masih mengalami krisis listrik, tanpa disengaja Wakil Menteri (Wamen) ESDM, Arcandra Tahar merasakan sendiri kenyataan listrik padam saat menjelang berbuka puasa di Pekanbaru.

Saat listrik padam, Wamen ESDM tersebut tengah melakukan sosialisasi implementasi participating interest 10 % di Balai Serindit, Gedung Daerah Provinsi Riau, Rabu (14/6/2017) sore.

Secara tiba-tiba saja, ruangan Balai Serindit yang berkapasitas seribuan tamu undangan itu mendadak gelap gulita karena listrik padam.

Beruntung, tak berselang lama genset segera menyala. Sehingga Wamen ESDM dapat melanjutkan pemaparannya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wamen ESDM kaget melihat kondisi Riau yang kaya energi ternyata masih kekurangan listrik dan sejak dulu selalu kekurangan listrik sampai sekarang. Bahkan, masih ada sekitar 261 desa di Riau yang belum dialiri listrik.

Arcandra yang berkunjung ke Riau, Rabu (14/6/2017) ini pun terlihat heran dan tidak menyangka setelah mengetahui kondisi krisis listrik di Riau yang sebenarnya.

Dibenaknya selama ini, daerah yang kekurangan listrik itu adalah wilayah Indonesia Timur. "Apa iya di Riau yang kaya energi tapi malah kekurangan," kata Arcandra penuh heran. (MC Riau/rat)

Berita Terkait