Minggu, 30 Ramadhan 1438 H | 25 Juni 2017

TELUK KUANTAN- Air sungai Paku di desa Sungai Paku, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi yang semula jernih sehingga dapat dimanfaatkan warga untuk mencuci dan mandi, sejak Selasa (13/6/2017) kemaren berubah warna menjadi hitam pekat.

Warga menduga, kondisi air sungai telah tercemar oleh limbah perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) yang berada di hulu sungai.

"Kami mendapat informasi bahwa perusahaan melakukan penebangan akasia kemudian disusul hujan lebat sejak Selasa sore, dan kami yakin kalau hal itu membuat sungai ini tercemar,"ujar Kepala desa Sungai Paku, Eldianto kepada Wartawan, Kamis (15/6/2017).

Untuk itu dirinya atas nama masyarakat Sungai Paku, meminta kepada pihak perusahaan agar bertanggung jawab dan memberikan perhatiannya terkait kondisi air sungai yang saat ini tidak bisa dimanfaatkan lagi oleh warga.

Sementara Kepala dinas lingkungan hidup Kabupaten Kuansing, Jafrinaldi ketika dikonfirmasi mengaku sudah menurunkan tim ke Sungai Paku untuk melakukan investigasi."Kita sudah turunkan tim ke Sungai Paku,"ujarnya.(MC Riau/Ultra Sandi)

Berita Terkait