Senin, 29 Syawal 1438 H | 24 Juli 2017

PEKANBARU - Kepolisian Daerah (Polda) Riau menurunkan penembak jitu atau sniper untuk mengamankan arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah. 

Penembak itu ditempatkan di setiap pos pengamanan dan pelayanan di sepanjang jalur mudik  yang sudah disediakan kepolisian.

"Kita siapkan (sniper), sesuai jumlah pos pengamanan dan pelayanan arus mudik yang telah disiapkan," ujar Kapolda Riau, Irjen Pol Zulkarnain, di Pekanbaru, Kamis (15/6/).

Untuk pengamanan arus mudik dan balik lebaran tahun ini, Polda Riau dan jajaran mendirikan 47 pos pengamanan dan pos pelayanan. Pos itu ada di jalur selatan, jalur barat,  dan jalur Tengah.

"Penempatan penembak jitu bersamaan dengan dengan anggota Brigade Mobil (Brimob). Personel disiagakan di lokasi  rawan kriminal. 

Sementara, total personel yang disiapkan untuk pengamanan  mencapai 1.873 orang yang tergabung dalam Operasi Ramadniya Siak 2017. Di pos pengamanan, mereka akan dibantu TNI, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan dan lainnya. "Operasi mengutamakan kemanusiaan dengan mengutamakan imbauan," kata Zulkarnain.

Agar perjalanan mudik aman dan lancar, Polda juga sudah memetakan daerah rawan kriminal dan rawan bencana. "Kita berupaya masyarakat yang mudik  aman  dan lancar sampai tujuan," pungkasnya.(MC Riau/yan)

Berita Terkait