Minggu, 28 Syawal 1438 H | 23 Juli 2017

MC

SIAK - Wakil Bupati (wabup) Siak Alfedri meninjau anak Sungai Perawang di jembatan Kulim Kecamatan Tualang, Kamis (15/6/2017).

Peninjauan Sungai Perawang terkait ratusan pemukiman warga terendam banjir akibat hujan yang menyebabkan  sejumlah kampung terendam banjir sejak Rabu 16 Juni kemarin.

Kampung saat ini terendam banjir yaitu Kampung Pinang sebatang, Kelurahan Perawang, Perawang Barat dan paling terparah di Kampung Tualang, diperkirakan 800 rumah terendam air.

Alfedri saat meninjau banjir dan sekaligus meninjau aliran Sungai Perawang meminta untuk melakukan normalisasi di hilir Sungai Perawang, yang saat ini belum di normalisasi

"Sekitar 2 Km aliran hilir sungai perawang yang belum di normalisasi, secepatnya kita turunkan alat berat Lock arm, satu milik IKPP dan satu lagi milik Pemkab Siak," ujar Wabup.

Menurut Wabup ini disebabkan curah hujan tinggi serta air kiriman dari hulu sungai Perawang.
"Semua daerah turun hujan selasa dinihari kemaren sehingga imbasnya kecamatan Tualang tergenang, kita butuh kajian lebih lanjut dan mengupayakan agar air segera turun," tambahnya.

 Alfedri mengaku prihatin dengan kondisi korban banjir kali ini yang lebih besar dari sebulan lalu. Dia berharap kepada masyarakat lain yang tidak terkena musibah agar dapat membantu masyarakat yang membutuhkan.

Saat ini, Pemerintah kabupaten Siak telah memasang tenda dan dapur umum untuk korban banjir serta bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak. (MC Riau/nin)

Berita Terkait