Jumat, 26 Syawal 1438 H | 21 Juli 2017

Foto:Humas UIR

PEKANBARU -- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Riau, mengirimkan puluhan mahasiswa untuk program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Magang di di Thailand dan Malaysia. Pelepasan mahasiswa KKN dan magang tersebut dilakukan pada Kamis (13/7) kemarin.

Dekan Fakultas Agama Islam UIR, Dr. Zulkifli Rusby, MM, ME.Sy, menjelaskan ada 161 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Agama Islam dan Program Studi Ekonomi Syariah yang akan melakukan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan magang atau Program Pengalaman Lapangan (PPL). 54 mahasiswa diantaranya melaksanakan KKN dan PPL di Malaysia dan Thailand bagian Selatan.

Sementara sisanya 10 mahasiswa KKN di Sumbar, 58 mahasiswa di Kabupaten Pelalawan, dan 41 mahasiswa akan KKN di Kabupaten Indragiri Hilir.

Program KKN dan PPL merupakan program yang dilakukan FAI UIR setiap tahunnya. Hanya saja pada tahun ini untuk pertama kalinya FAI UIR melaksanakan program KKN dan PPL di Malaysia dan Thailang.

Menurut Zulkifli, program KKN dan PPL di Malaysia dan Thailand merupakan realisasi dari hasil kerja sama atau MoU FAI UIR dengan sejumlah universitas dan perguruan tinggi yang ada di dua negara tersebut.

“KKN dan PPL di Malaysia dan Thailand ini sebagai bentuk implemantasi MoU yang pernah kita buat universitas universitas yang ada di sana. Sebelumnya kita sudah merealisasikan MoU itu dengan melaksanakan seminar internasional yang meibatkan tiga negara yang dilaksanakan di Thailand, Malaysia dan di kampus kita ini,” jelasnya kemarin.

Zulkifli menambahkan, untuk KKN di Malaysia dan Thailand mahasiswa yang dikirim akan melaksanakan aktivitas mengajar di sekolah sekolah Islam yang ada di sana dan PPL di lembaga seperti yayasan-yayasan dan lembaga tabungan haji. Di Thailand mahasiswa yang KKN dan PPL akan di tempatkan di Provinsi Jala, Provinsi Phatani, dan Provinsi Naratiwat. Sedangkan di Malaysia mahasiswa KKN dan PPL akan di tempatkan di Negeri Pahang dan Negeri Kedah.

“Ada beberapa hal yang ingin kita capai melalui KKN dan PPL di Thailand ini, pertama sebagai bentuk aplikasi dari catur dharma UIR ke empat, yaitu dakwah Islamiyah dimana mahasiswa kita khususnya dari Prodi Pendidikan Agama Islam untuk mengajar di sekolah sekolah Islam. Disamping mengajar mereka juga akan mempelajari sistem dan proses belajar mengajar yang ada di sana. Sedangkan untuk mahasiswa dari prodi Ekonomi Syariah, mereka diharapkan belajar kewirausahaan. Kita ketahui disana pengembangan kewirausahaan syariah berkembang dengan sangat baik,”paparnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Islam Riau, Prof. Dr. Syafrinaldi, SH., MCL, sangat mengapresiasikan program Fakultas Agama Islam yang sudah bisa mengirimkan mahasiswanya untuk KKN di luar negeri. Dia berharap program ini bisa dilaksanakan terus menerus.

“Ini adalah program yang sangat bagus dalam mewujudkan visi UIR unggul di Asia Tenggara 2020. Kita berharap jangan FAI saja yang bisa seperti ini, fakultas-fakultas lain yang belum melaksanakan bisa meniru hal seperti ini. Kerja sama internasional ini harus kita perbanyak bila kita ingin memiliki kualitas yang baik,” kata prof Syafrinaldi, seperti dalam rilis yang diterima redaksi.

Rektor UIR juga mengharapkan, mahasiswa FAI yang melaksanakan KKN dan PPL baik di luar negeri maupun di dalam negeri agar bisa melaksanakan dengan baik yang seharusnya di dilakukan dan menjaga nama institusi UIR.

“Aplikasikan ilmu yang di dapat di kampus dan bagikan ilmu itu kepada masyarakat, belajarlah dengan baik ilmu yang diperoleh selama melakukan KKN dan PPL. Jaga juga nama baik institusi kita dengan menghormati tempat kita melaksanakan KKN atau PPL,” harapnya. (MC Riau/mad)

Berita Terkait