Jumat, 26 Syawal 1438 H | 21 Juli 2017

BANGKINANG - Bupati Kampar H. Azis Zaenal untuk menghentikan segala bentuk perbuatan pungutan liar yang mungkin masih  terjadi pada saat ini, kami bersama-sama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah sudah bertekad untuk menghapuskan segala bentuk Pungutan Liar.

Demikian disampaikan oleh Bupati Kampar H Azis Zaenal SH MH pada pengukuhan Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih  Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Kampar yang diadakan di Balai Bupati Kampar pada Senin, 17/7.

Hadir pada pengukuhan tersebut Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, Ketua DPRD Kabupaten Kampar Ahmad Fikri,, KapolresDeni Oktavianto, Kepala Kejaksaan Negeri Kampar Dwi Antoro, Dandim 0313/KPR 

Diawali dengan pembacaan Surat Keputusan kepengurusan Tim Saber Pungli dengan SK Nomor 700-3/2017 dengan susunan Satgas Pungli sebagai berikut Bupati Kampar sebagai Ketua Umum, Kapolres Kampar Ketua Pelaksana I, Kajari Kampar Ketua Pelaksana II, Dandim 0313/KPR Ketua Pelaksana III, Ketua Pengadilan Negeri Bangkinang Ketua Pelaksana IV, Danyon 132 Bima Sakti .

Dikatakan Bupati Kampar  H. Azis Zaenal bahwa sesuai  dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 87 tahun 2016 tentang Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) langsung kita sikapi dan Pemkab Kampar telah membentuk Tim dengan Surat Keputusan.

"Hentikan Pungli sekarang juga dikabupaten Kampar" tegas Azis Zaenal.

Ditambahkan Bupati Kampar sebagaimana SK tersebut mengamanahkan untuk melakukan tugas pemberantasan secara efektif dan efisien dengan pencegahan dan pemberantasan, Operasi pungli, operasi tangkap tangan, rekomendasi kepada Bupati, rekomendasikan Kepada instansi layanannya publik, penyususunan laporan Secara periodik" Tambah Bupati Kampar usai pengukuhan Tim Saber Pungli.

"Pungli memberikan pengaruh buruk pada kinerja pemerintahan sehingga tidak bisa dibiarkan dan Pemkab Kampar sangat menyambut baik sehingga upaya Pemkab Kampar dalam pencegahan pungli dapat Kita jalankan" Katanya lagi.

Kita berharap mendapat dukungan semua pihak karena ini bukan saja suatu keharusan namun sudah menjadi kebutuhan.

Kedepan kita hapuskan pungli paling tidak kita dapat memiminimalisir pungli, sehingga dapat kita jadikan Kampar menjadi negeri baldatun Tayyibatun Warabbun Ghafur.

Dalam melaksanakan tugas dibantu oleh pelaksana Satgas Pungli, Sekretaris, Unit intelijen, unit pencegahan, unit pendidikan dan Sekretariat, dengan mengalamatkan laporan ke email saberpungli@gmail.com, ungkap Azis. (MC Riau/Ajep)

Berita Terkait