PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov)
Riau tengah memetakan kinerja aparatur pemerintah di tingkat
kabupaten/kota. Pemetaan ini, untuk menindaklanjuti hasil koordinasi
dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Selain itu, pemetaan ini juga dilakukan untuk mengevaluasi pencapaian
daerah dari beberapa indikator kinerja aparatur pemerintah. Dari hasil
itu, akan memperoleh output berupa reward dan punishment dari Pemerintah
Provinsi sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Pusat,"ujar kepala Biro
Tata Pemerintahan Setdaprov Riau, M Guntur, Jumat (8/3/13), di Kantor
Gubernur Riau.
Sebagai langkah awal lanjut Guntur, pihaknya akan
membentuk kelompok kerja (pokja) yang dibimbing staf ahli gubernur.
Dari pokja tersebut, dilanjutkan dengan menginventarisir secara
menyeluruh dari beberapa indikator kinerja pemerintah.
"Yang
pasti, akan kita petakan dulu sebelum diserahkan ke Kemendagri. Nantinya
akan kita tuangkan dalam bentuk rekomendasi," sebut Guntur yang juga
Plt Kepala Biro Humas Setdaprov Riau ini.
Ketika ditanyakan
mengenai mekanisme pemetaan dan indikator penilaian kinerja tersebut,
Guntur mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan beberapa perencanaan.
Nantinya, proses pemetaan akan dilakukan secara merata dan terstruktur
sesuai arahan Pemerintah Pusat.
"Misalnya daerah yang memiliki
APBD tinggi, mendapatkan nilai IPM juga tinggi itu wajar. Kalau daerah
yang APBD nya tinggi, tapi IPM rendah, itu tidak wajar. Itu yang akan
kita evaluasi," jelas Guntur.
Guntur juga menegaskan, proses
evaluasi dan pemetaan tidak hanya untuk sisi negatif. Karena, pihaknya
juga akan memberikan reward kepada daerah yang memiliki komitmen dalam
optimalisasi kinerja dan pelayanan.
Lebih jauh saat ditanyakan
mengenai waktu penyerahan rekomendasi ke pusat, Guntur mengatakan, hal
itu menunggu tuntasnya pemetaan. Guntur juga memberi sinyal, bahwa
proses finalisasi tidak berlangsung instan. (exza)
Pemprov Riau Tengah Memetakan Kinerja Aparatur Pemerintah Kab/Kota
📅 Monday, 11 March 2013
👁️ Dibaca: 1403 kali