Pemprov Riau Tengah Memetakan Kinerja Aparatur Pemerintah Kab/Kota

📅 Monday, 11 March 2013 👁️ Dibaca: 1403 kali
Pemprov Riau Tengah Memetakan Kinerja Aparatur Pemerintah Kab/Kota
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tengah memetakan kinerja aparatur pemerintah di tingkat kabupaten/kota. Pemetaan ini, untuk menindaklanjuti hasil koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Selain itu, pemetaan ini juga dilakukan untuk mengevaluasi pencapaian daerah dari beberapa indikator kinerja aparatur pemerintah. Dari hasil itu, akan memperoleh output berupa reward dan punishment dari Pemerintah Provinsi sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Pusat,"ujar kepala Biro Tata Pemerintahan Setdaprov Riau, M Guntur, Jumat (8/3/13), di Kantor Gubernur Riau.

Sebagai langkah awal lanjut Guntur, pihaknya akan membentuk kelompok kerja (pokja) yang dibimbing staf ahli gubernur. Dari pokja tersebut, dilanjutkan dengan menginventarisir secara menyeluruh dari beberapa indikator kinerja pemerintah.

"Yang pasti, akan kita petakan dulu sebelum diserahkan ke Kemendagri. Nantinya akan kita tuangkan dalam bentuk rekomendasi," sebut Guntur yang juga Plt Kepala Biro Humas Setdaprov Riau ini.

Ketika ditanyakan mengenai mekanisme pemetaan dan indikator penilaian kinerja tersebut, Guntur mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan beberapa perencanaan. Nantinya, proses pemetaan akan dilakukan secara merata dan terstruktur sesuai arahan Pemerintah Pusat.

"Misalnya daerah yang memiliki APBD tinggi, mendapatkan nilai IPM juga tinggi itu wajar. Kalau daerah yang APBD nya tinggi, tapi IPM rendah, itu tidak wajar. Itu yang akan kita evaluasi," jelas Guntur.

Guntur juga menegaskan, proses evaluasi dan pemetaan tidak hanya untuk sisi negatif. Karena, pihaknya juga akan memberikan reward kepada daerah yang memiliki komitmen dalam optimalisasi kinerja dan pelayanan.

Lebih jauh saat ditanyakan mengenai waktu penyerahan rekomendasi ke pusat, Guntur mengatakan, hal itu menunggu tuntasnya pemetaan. Guntur juga memberi sinyal, bahwa proses finalisasi tidak berlangsung instan. (exza)