PEKANBARU - Saat ini, Propinsi Riau masih sering menghadapi musim pancaroba. Badan Penanggulangan Bencana
Daerah (BPBD) Riau, bekerjasama dengan Badan Metereologi, Klimatologi
dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru akan melakukan kajian teknis terhadap cuaca.
"Kondisi cuaca beberapa waktu kedepan belum dapat dipastikan. Untuk itu, perlu kajian teknis dalam memberikan gambaran bagi BPBD di daerah," Sebutnya.
Ketika ditanyakan mengenai gambaran antisipasi dan penanganan bencana yang dilakukan, Syamsurizal mengaku masih menunggu hasil kajian itu. Diharapkan, beberapa titik rawan bencana dapat segera digambil langkah antisipasi.
Salah satu yang menjadi perhatian menurutnya adalah, antisipasi kebakaran hutan. Karena, saat musim kemarau tiba, intensitas titik api yang ditandai dengan kabut asap kerap meningkat dibeberapa daerah di Riau.
"Untuk itu, kita juga menghimbau pihak perusahaan agar menjaga wilayah kerjanya. Serta senantiasa waspada dan siaga terhadap tingkat kebakaran hutan," ujar Syamsurizal.
Untuk langkah penanganan lainnya, BPBD di daerah dihimbau dapat melakukan tindakan cepat untuk daerah rawan kebakaran hutan. BPBD juga diharapkan agar menerjunkan petugas manggala agni yang tersebar dibeberapa titik rawan. (exza)