PEKANBARU– Setelah menjalani rangkaian ibadah selama 10 hari di Madinah, jemaah calon haji asal Rokan Hilir (Rohil) yang tergabung dalam Kloter BTH 6 dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Kota Suci Makkah.
Keberangkatan jemaah dari Madinah ke Makkah dilakukan setelah pihak syarikah mengeluarkan manifest resmi perjalanan bagi seluruh jemaah Kloter 6. Perjalanan ini menjadi tahapan penting dalam rangkaian pelaksanaan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Salah seorang jemaah haji, Afrizal Sofyan, menyampaikan bahwa rombongan dijadwalkan berangkat menuju Makkah. Informasi tersebut disampaikan melalui pesan WhatsApp kepada keluarga dan kerabat di tanah air.
Menurut Afrizal, setibanya di Makkah para jemaah akan langsung melaksanakan umrah wajib sebagai bagian dari rangkaian ibadah haji. Seluruh persiapan, baik secara teknis maupun pembekalan ibadah, telah dilakukan sebelumnya agar jemaah lebih siap saat menjalankan ibadah di Masjidil Haram.
“Jemaah haji Rohil dijadwalkan melaksanakan umrah wajib setibanya di Makkah. Persiapan pelaksanaan umrah ini juga telah dilakukan guna memantapkan pengetahuan para jemaah,” ujarnya.
Sementara itu, ketua rombongan M. Nurhidayat bersama para ketua regu telah menyiapkan skema pembagian kelompok dalam pelaksanaan tawaf dan sa’i. Langkah tersebut dilakukan untuk mempermudah koordinasi dan menjaga kekompakan jemaah selama beribadah.
Rombongan yang berjumlah 41 orang akan dibagi menjadi tiga kelompok kecil. Masing-masing kelompok nantinya didampingi seorang jemaah yang dinilai berpengalaman dan memahami tata cara pelaksanaan tawaf serta sa’i.
"Pembagian kelompok ini diharapkan dapat membantu jemaah bergerak lebih tertib dan mengurangi risiko terpisah dari rombongan di tengah padatnya aktivitas ibadah di kawasan Masjidil Haram. Para jemaah juga terus diingatkan untuk menjaga kesehatan dan kekompakan selama berada di Tanah Suci,"harapnya.