Senin, 4 Safar 1442 H | 21 September 2020

Info

PEKANBARU - Hingga triwulan kedua ini, realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Riau tahun 2020 sudah mencapai 47 persen. Angka ini memang belum terlalu tinggi, namun hampir semua provinsi mengalami hal yang sama. Di Indonesia baru ada lima provinsi yang realisasi APBDnya diatas 50 persen. 

"Yang sudah diatas 50 persen itu hanya ada lima provinsi se Indonesia. Kita belum, kita masih 47 persen," kata Gubri Syamsuar, Selasa (11/8/2020).

Mengingat realiasi APBD di Riau hingga triwulan kedua ini masih rendah, Gubri Syamsuar meminta agar semua OPD melakukan percepatan. Diantaranya adalah menjalankan kegiatan dengan cepat. Khususnya yang terkait dengan kegiatan yang berhubungan dengan peningkatan ekonomi.

"Upaya kita mempercepat semua kegiatan bisa berjalan dengan baik, dan titik beratnya terhadap kegiatan langsung peningkatan ekonomi, salah satunya adalah penyaluran bantuan keuangan kepada warga terdampak Covid-19," katanya.

Selain mempercepat realiasi APBD Provinsi, pada pertemuan secara virtua dengan yang diikuti oleh seluruh gubenur se Indonesia tersebut, Mendagri juga meminta agar APBD Kabupaten kota dan dana transfer dari pusat segara dijalankan. Sehingga masyarakat bisa menikmati hasilnya. Terlebih disaat Pandemi Covid-19 ini. 

"Arahan dari Pak Menteri tadi berkaitan dengan progres anggaran, baik APBD Provinsi dan kabupaten kota, dan dana transfer dari pusat. Itu yang kita bicarakan," katanya. (MCR/SA).

Video

Gubernur Corner (19 September 2020)

Rapat Koordinasi Bersama Forkopimda Riau Dan Wali Kota Pekanbaru Membahas Tentang PSBM

Konferensi Pers Gubernur Riau dan Walikota Pekanbaru Terkait Pelaksanaan PSBM di Kota Pekanbaru

Berita Terkait