Rabu, 6 Safar 1442 H | 23 September 2020

Info

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar saat membuka acara Webinar Merayu APBN untuk Infrastruktur Riau yang Lebih Baik yang ditaja Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Selasa (11/8/2020) di Riau Command Center.

PEKANBARU - Kontribusi Sumber Daya Alam (SDA)Riau terhadap nasional cukup signifikan. Namun disisi lain masih banyak permasalahan infrastruktur yang belum tertangani sesuai alokasi anggaran pemerintah daerah yang ada saat ini. 

Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau harus mengupayakan pembiayaan tambahan untuk pembangunan infrastruktur antara lain melalui alokasi APBN.

"Kami mengajak agar seluruh pemangku kepentingan, dapat memberikan dukungan moril dan spirituil, agar apa yang kita rencanakan dapat direalisasikan dalam pembangunan di Provinsi Riau," kata Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar saat membuka acara Webinar Merayu APBN untuk Infrastruktur Riau yang Lebih Baik yang ditaja Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Selasa (11/8/2020) di Riau Command Center. 

Didampingi itu, Gubri menjelaskan alokasi APBN ke Provinsi Riau tahun anggaran tahun 2020 sebesar Rp8,08 triliun atau hanya sebesar 0,47 persen dari total belanja Pemerintah Pusat pada APBN tahun anggaran 2020 sebesar Rp1.683,5 triliun.  

"Kita menyadari bahwa ketersediaan alokasi anggaran tentu tidaklah memadai untuk dapat menyelesaikan berbagai permasalahan pembangunan di Provinsi Riau," kata Gubri.  

Lebih lanjut Gubri menyampaikan kondisi infrastruktur di Riau, terutama masalah jalan. Dimana tingkat kemantapan jalan nasional di Provinsi Riau tahun 2019 hanya 84,68 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata tingkat kemantapan jalan nasional 94 persen. 

"Jalan provinsi di Riau sepanjang 2.799,81 Km. Sedangkan tingkat kemantapan jalan provinsi tahun 2019 sebesar 58,63 persen atau masih dibawah rata-rata kemantapan jalan provinsi secara nasional 68 persen. Sedangkan kondisi jalan beraspal hanya 47,09 persen, jalan beton 15,45 persen," terangnya. 

"Kemudian rata-rata tingkat kemantapan jalan kabupaten/kota se-Provinsi Riau sebesar 54,24 persen atau dibawah rata-rata kemantapan jalan kabupaten/kota secara nasional 57 persen," tutupnya. (MCR/amn). 

Video

Gubernur Corner (19 September 2020)

Rapat Koordinasi Bersama Forkopimda Riau Dan Wali Kota Pekanbaru Membahas Tentang PSBM

Konferensi Pers Gubernur Riau dan Walikota Pekanbaru Terkait Pelaksanaan PSBM di Kota Pekanbaru

Berita Terkait