PEKANBARU - Anggota DPD RI asal Provinsi Riau Dr Maimanah Umar MA, mengadakan Dialog Terbuka dengan mengangkat tema “ Pendidikan Karakter Untuk Membentengi Kehormatan dan Martabat Bangsa.”
Dialog yang diikuti oleh dosen, guru dan mahasiswa ini bertujuan untuk memberikan pencerahan, wawasan tentang pendidikan karakter kepada masyarakat luas berlangsung di Aula SMK Masmur Pekanbaru, Rabu (29/4).
Selain Maimanah yang menjadi keynot speaker, pembicara lainya yang mengupas masalah pendidikan karakter yakni Dr Kusnadi (Wakil Dekan Fakultas Tarbiyah UIN Suska Riau) Dr. Tohirin MPd (Wakil Rektor III UIN Suska Riau) serta DR Mutia Eriza Kepala Dinas Sosial dan Pemakaman Kota Pekanbaru.
Maimanah Umar dalam pemaparannya mengatakan pendidikan karakter ini penting dimiliki oleh bangsa indonesia agar menjadi bangsa yang kuat, unggul dan cerdas. Bangsa yang unggul dan cerdas ini tidak bisa dipisahkan satu sama lainnya. Pendidikan karakter ini akan menjadi pondasi bagi generasi muda dalam menjawab tantangan masa depan yang kian hari semakin mengkwatirkan.
"Saat ini pendidikan karakter mulai dari keluarga, sekolah dan lingkungan masyarakat sudah mengkwatirkan. Oleh karena itu penting bagi kita dari anggota DPD RI untuk melaksanakan sosialisasi melalui Dialog Terbuka untuk pendidikan karakter bagi masyarakat luas,” kata Maimah Umar.
Melalui pendidikan karakter ini, kata Maimanah Umar diharapkan bisa membentengi kehormatan bangsa. Pendidikan karakter harus ditanamkan sejak usia dini yang nantinya akan menjadi agen perubahan ditengah masyarakat."Memang sekarang ini, pemerintah terus gencar perbaiki karakter bangsa melalui pendidikan. Oleh karena itu, pendidikan karakter sangat gencar dilakukan di sekolah melalui materi pembelajaran,” ujarnya.
Semenatra, Dr Tohirin dalam pemaparannya mengatakan saat ini genarasi muda banyak yang melakukan tawuran, pergaulan bebas, pengunaan obat obat terlarang, narkoba. Perilaku ini bukan mencerminkan bangsa yang bermartabat.” Untuk itu, mari kita bentengi hal negatif melalui pendidikan karakter bagi generasi muda,” kata Tohirin. (MC Riau/mad)