Rabu, 14 Jumadil Awwal 1444 H | 07 Desember 2022

Rengat-Pelanggan yang berada dibawah PLN Rayon Tembilahan, memiliki  tunggakan pelanggan tertinggi dari lima  rayon  yang berada di bawah PLN Area Rengat. Tunggakan tersebut hingga November ini  mencapai 2,148 Milyar dari total 5,78 milyar tunggakan yang ada.


Selain dari  rayon Tembilahan, tunggakan pelanggan juga terjadi pada  rayon Rengat senilai  1,58 milyar, rayon Air Molek senilai 220 juta, rayon Kuala Enok senilai 401 juta dan rayon Taluk Kuantan senilai 1,129 milyar.

Diakui manager PLN area Rengat, Rubadi, pihak memang kesulitan dalam melakukan penagihan terhadap pelanggan yang melakukan penunggakan terhadap pembayaran rekening listrik mereka, namun ada juga yang bersifat kooperatif.

Menurutnya, tindakan tegas terus diupayakan bagi mereka, seperti bagi  pelanggan yang menunggak 1-2 bulan, maka akan dilakukan penyegelan terhadap kilometer, namun jika sudah ada  tunggakan selama tiga bulan, maka kilometer mereka akan dilakukan pembongkaran dan jika ingin aktif kembali, harus dengan melakukan pendaftaran baru.

PLN Area Rengat, dikatakan Rubadi, untuk 2013 ini ditargetkan agar dapat melakukan tagihan 378 juta rupiah dari tunggakan 5 milyar lebih tersebut dan ini tentunya harus segera  didapatkan, makanya petugas terus bekkerja keras untuk itu. “Makanya kami berharap kesadaran masyarakat untuk dapat membayar tunggakan mereka, harap  Rubadi.

Selain itu Rubadi juga mengungkapkan, untuk Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik  (P2TL), tim kembali  dapat menyelamatkan 793.465 KWH atau 889 juta  uang negara.

Dikatakannya juga, dalam banyak kasus pemakaian tenaga listrik, tidak jarang ditemukan adanya pelanggaran dengan cara menabrak aturan yang sah. Penggunaan listrik dengan cara mencantol langsung dari jaringan listrik PLN, “ mengotak-atik”  KWH meter dengan maksud menggunakan listrik lebih besar dari daya tersambung, merupakan sedikit contoh penggunaan listrik dengan cara tidak sah.

“Masih ada lagi beberapa kejadian di lapangan, dimana pemakai tenaga listrik yang entah disengaja atau tidak memakai listrik PLN dengan menabrak prosedur yang seharusnya. Padahal cara-cara penggunaan listrik semacam itu, bukan saja sudah menabrak aturan yang benar tetapi juga sangat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang banyak serta mengusik prinsip keadilan dalam menggunakan listrik, tambahnya.

Ditambahkannya, para pelanggan yang melakukan pelanggaran dikenakan denda dan denda tersebut dapat mereka cicil, karena memang denda untuk pelanggaran ringan saja, mencapai 7 juta rupiah dan ini kami  sadari sedikit memberatkan, makanya pembayaran denda  tersebut dapat dicicil.(MC Riau/ana)

Info Lainnya

Info Riau Sepekan

Info riau sepekan (20/9/2022)

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Gubernur Corner

Jokowi Minta Sistem Pembinaan Atlet Nasional Direview Total

Kamis, 10 September 2020 | 00:44:11 WIB

Gubri Saksikan Haornas ke 37 Secara Virtual

Kamis, 10 September 2020 | 00:19:31 WIB