Sabtu, 22 Rabiul Akhir 1443 H | 27 November 2021

BENGKALIS-Bupati Bengkalis mengharapkan kejuaraan sepak takrawBengkalis Island Cup (TBIC) 2016 menjadi momentum kebangkitan dan mengembalikan kedigjayaan sepak takraw Bengkalis yang pernah diraih di masa lalu.

"Eksistensi olahraga sepak takraw ini di Kabupaten Bengkalis, khususnya sejak beberapa tahun terakhir seakan mati suri. Karena itu, kami berharap, kejuaraan ini benar-benar dijadikan momentum untuk bangkit. Mengembalikan era keemasan penuh prestasi tersebut", ujar Bupati Amril Mukminin diwakili Pelaksana Tugas  Sekretaris Daerah H Arianto, Bupati Bengkalis mengatakan itu saat membuka TBIC 2016 di Gelanggang Olahraga Perkasa Alam, Bengkalis, Kamis (6/10/2016).

Menurutnya, tak ada yang tidak mungkin dan kita bisa untuk itu. Tentunya, guna mengembalikan kejayaan itu, perlu keseriusan dan kerja keras. Sebab tak ada prestasi yang turun dari langit. Di bidang apapun, semua prestasi selalu dihasilkan melalui keseriusan dan kerja keras.

Sedikit bernostalgia, katanya, banyak catatan prestasi yang ditorehkan Kabupaten Bengkalis melalui sepak takraw ini. Untuk atlit misalnya, beberapa pemain dari Bengkalis pernah masuk Pelatnas.

"Kalau kami tidak salah, satu diantaranya Siti Maisaroh, yang juga sukses meraih prestasi menjadi pemain terbaik nasional pada kejuaraan antar klub yang berlangsung di Yogyakarta tahun 2010" ujarnya.

Dari aspek pembinaan, putra terbaik Bengkalis yang kalah juga Bupati Bengkalis, H Syamsurizal, pernah menjadi orang nomor satu untuk cabang olahraga sepak takraw di tingkat nasional. Yaitu, sebagai ketua umum pengurus besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia periode 2004-2008.

Sebagai penyelenggara, imbuhnya, Bengkalis juga pernah menjadi tuan rumah kejuaraan sepak takraw bertaraf internasional yang belum pernah dilakukan daerah lain di Riau khususnya. yaitu The Asian Open Sepak Takraw Championship, yang juga diperkenalkan nomor beach takraw atau takraw pantai yang baru pertama kali dipertandingkan.

"Kejuaraan diselenggarakan pada Juni 2007 tersebut, diikuti sekitar 200 atlet sepak takraw dari 12 negara yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Brunai Darussalam, Vietnam, Filipina, Cina, Jepang, Korea Selatan, Iran dan Srilanka. yang sangat membanggakan kala itu, untuk nomor beach takraw, Indonesia diwakili atlit-atlit dari Bengkalis, baik untuk putra maupun putri," ujarnya lagi.(MC Riau/man)

Info Lainnya

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

Berita & Info Lainnya

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Gubernur Corner

Gubernur Corner

Ramah Tamah Pemprov Riau Dan Pemberian Bonus Untuk Atlet Berprestasi Leani Ratri Oktila

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner

Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Rancangan Awal Kebijakan Umum

Menyambut Kedatangan Paskibraka Nasional Utusan Prov Riau

Penyusunan Dan Pembahasan Rancangan APBD T.A 2022 secara Virtual

Upacara Peringatan HUT Ke-76 RI di Halaman Gedung Daerah Provinsi Riau

Tinjau Pertamina Hulu Rokan, Ini Pesan Menteri ESDM

Kamis, 14 Oktober 2021 | 19:09:42 WIB

Presiden: Rehabilitasi Mangrove akan Mendukung Ekowisata

Selasa, 28 September 2021 | 19:10:52 WIB

Presiden: Rehabilitasi Mangrove Akan Terus Kita Lakukan

Selasa, 28 September 2021 | 15:38:27 WIB

Presiden akan Rehabilitasi 34.000 Hektar Mangrove di Tanah Air

Selasa, 28 September 2021 | 14:44:47 WIB