Senin, 11 Zulhijjah 1445 H | 17 Juni 2024

RANGSANG PESISIR - Kebakaran lahan di Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, semakin meluas. Untuk memaksimalkan upaya pemadaman api, Satuan Tugas Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) Riau mengerahkan helikopter bom air jenis MI ke lokasi, Kamis (13/10/2016).

Berdasarkan data satelit yang dirilis Plt Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Meranti, M Edy Afrizal, kebakaran yang terjadi sejak Selasa siang kemarin terus meluas di 7 titik koordinat.

Koordinat kebakaran itu antara lain dengan tingkat Confidance 20 persen berada di koordinat N 1 6'7.20" E 102 54' 46.80". Confidance 100 persen di N 1 6'3.60" E 102 55' 22.80". Confidance 100 persen di N 1 5'56.40" E 102 56' 2.40".

Kemudian Confidance 98 persen di koordinat N 1 5'27.60" E 102 55' 19.20". Confidance 100 persen di N 1 5'20.40" E 102 55' 58.80". Confidance 100 persen di N 1 5'16.80" E 102 56' 34.80" dan Confidance 15 persen di N 1 4'44.40" E 102 55' 51.60".

Kepala Desa Telesung Kecamatan Rangsang Pesisir, Syamsudin, kepada wartawan mengatakan, luas kebakaran lahan yang diperkirakan pada Selasa lalu sekitar 30 hektar, kini telah meluas menjadi 50 hektar.

"Kami bersama Tim BPBD Kepulauan Meranti, TNI, Polri dan masyarakat yang terjun ke lokasi kebakaran sangat kesulitan mendapatkan sumber air untuk memadamkan api," ungkapnya. (MC riau/san)

Info Lainnya

info riau sepekan 1

Info Riau

Berita & Info Lainnya

Podcast Dsikominfotik Riau

Gubernur Corner (29 Januari 2022)

Gubernur Corner (15 Januari 2022)

Gubernur Corner (8 Januari 2022)

Gubernur Corner 25 Desember 2021

Gubernur Corner ( 06 November 2021 )

Gubernur Corner ( 30 Oktober 2021)

Gubernur Corner

KONFERENSI PERS - INFORMASI DAN UPDATE PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI RIAU

Gubernur Corner ( 09 Oktober 2021 )

Korban Kecelakaan Kapal Tenggelam Ditemukan Selamat

Sabtu, 04 Mei 2024 | 20:33:27 WIB

Pemprov Riau Salurkan Bantuan di Kepulauan Meranti

Ahad, 31 Maret 2024 | 05:10:17 WIB

19.800 Kg Mangga Ilegal Asal Malaysia Dimusnahkan

Kamis, 28 Maret 2024 | 16:52:01 WIB

Nelayan di Kepulauan Meranti Hilang Saat Cari Ikan

Selasa, 19 Maret 2024 | 17:21:53 WIB